17 November 2013

Peserta Gowes Asik-nya Menangis (1)


Panas-panasan menunggu undian dicabut dan berharap bisa mendapatkan satu hadiah saja. Hadiah kecil pun tak mengapa. Kalau sepupu saya tadi sih menginginkan sepeda atau kulkas saja. Tapi sudah menjadi pengalaman kami yang kesekian memang, tak mendapatkan hadiah dari pencabutan kupon undian gowes tersebut.

Oh iya, informasi saja buat teman-teman. Hari ini, tadi pagi tepatnya, acara gowes dilaksanakan di 22 kota secara serentak dan memecahkan pula rekor muri sebagai pengaktifan paket internet terbanyak secara serentak. Saya yang memang mendapatkan kupon undian gratis karena menang kuis di facebook bersama suami hanya iseng datang ke GOR untuk menyerahkan kupon undian kami yang sudah ditulisi nomor Telkomsel yang baru sebagai syarat untuk ikut serta dalam pengundian tersebut.

Paling seru dan bikin deg-degan sih memang pas pengundian terakhir yang merupakan hadiah utamanya. Tidak tanggung-tanggung hadiah utamanya sebuah rumah tipe 45. Sebenarnya mau tipe berapa pun di mana pun kalau yang namanya sebuah rumah pasti menggiurkan banyak orang. Namun ada kisah yang cukup bikin sedih juga dari seorang peserta yang seharusnya mendapatkan hadiah utama tersebut.

Persyaratan dari panitia sih sebenarnya setiap nomor yang diikutsertakan dalam undian harus dalam keadaan aktif dan membeli paket internet harian, persyaratan ini sudah tertulis jelas di semua kupon undian yang dipegang oleh peserta gowes. Itu saja sebenarnya. Hari ini saya belajar satu hal, bahwa dalam hidup kita tak boleh tamak. Saya sendiri sih memang selalu menggunakan satu nomor saja untuk ikut serta dalam pengundian ini. Berbeda dengan orang-orang yang ingin memperbesar kemungkinan menangnya dengan membeli lebih banyak kupon dan tentu saja berimbas pada banyak nomor yang seharusnya diaktifkan.

Awalnya panitia sudah mencabut sebuah nomor undian dan ternyata orangnya tidak ada di tempat. Banyangkan, padahal orang tersebut memenangkan hadiah utama tetapi karena orangnya dipanggil tidak ada makanya langsung dibatalkan setelah tiga kali pemanggilan. Saat nomor pertama disebutkan banyak peserta yang kecewa sebenarnya. Sudah banyak yang berbalik dan ingin pulang saja. Pembawa acara sempat menahan dan mengatakan kalau peserta yang seharusnya menang itu tidak ada di lokasi acara maka mau tidak mau kemenangannya dibatalkan. Mendengar hal tersebut banyak peserta pun menunggu lagi.


Cerita bersambung ke postingan berikutnya....

@honeylizious

Followers