14 November 2013

Pengen Mesin Jahit


Sejak kecil sebenarnya sudah paham dengan cara menggunakan mesin jahit dan keinginan untuk menjadi penjahit untuk diri sendiri sudah menjadi keinginan yang lama sekali terpendam. Sekarang saat sudah menikah dan punya rumah sendiri kepikiran lagi soal menjahit sendiri model baju yang diinginkan. Belajar lagi cara membuat pola. Sebab sejak dulu saya belum pernah membuat pola. Saat membuat pakaian untuk mainan barbie, ya tanpa pola. Langsung jahit saja.

Hitung-hitung tabungan yang terkuras habis buat pernikahan dan honeymoon kemarin ternyata sayang rasanya menghabiskan lebih dari 2 juta untuk sebuah mesin jahit listrik. Walaupun mupeng sekali saat melihat Mami di Sintang menggunakan mesin jahit di rumahnya. Ah mesin jahit listrik lagi. Gampang sekali lagi penggunaannya.

Inginnya sih membuat dress dan rok sederhana untuk digunakan sehari-hari. Maklumlah biaya menjahit ke tukang jahit kadang lebih dari harga semeter bahan yang digunakan untuk pakaian tersebut. Walaupun kadang ujung-ujungnya ya tetap ke penjahit sih. Sebab tak ada mesin jahit di rumah. Belum lagi ingin membuat jilbab sendiri dengan bahan yang diinginkan. Kan banyak sekali tuh sekarang yang berkreasi dengan hijab-hijab satin atau katun. Beragam kreasinya. Ingin punya hijab yang tak dimiliki orang lain dengan panjang yang saya inginkan. Sebab kadang di Pontianak sulit menemukan hijab yang panjangnya sesuai dengan tutorial mengenakannya seperti yang saya temukan di internet.


Nah untuk membuat hijab yang lurus kayak pashmina kan tidak rumit. Tinggal jahit pinggirannya saja. Namun gimana ceritanya kalau tak punya mesin jahit? Ah pengen mesin jahit.

@honeylizious

Followers