27 November 2013

Pasien Bisa Mati di Jalan


Honeylizious.com – Selama ini kita selalu melihat ambulan yang diberikan jalan oleh semua kendaraan yang menghalanginya. Sehingga laju kendaraan yang harus segera tiba di rumah sakit itu bisa melanjutkan perjalanannya tanpa hambatan. Sudah hal yang biasa saat kita lihat ambulan tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat ada orang yang kritis ia bawa.

Tapi tak semua ambulan menemukan jalan yang mulus. Apalagi kalau ambulan yang berada di wilayah timur Kalimantan Barat. Kita pikir menjadi tenaga kesehatan kerjanya hanya merawat pasien? Jangan salah. Di wilayah timur Kalimantan Barat, tenaga kesehatan bisa berubah menjadi kuli dorong mobil ambulan kalau sudah bertemu jalan yang sulit untuk ditempuh. Padahal kita tahu betul ambulan harus bisa membawa sang pasien ke rumah sakit secepat mungkin.

Terbayangkah jika yang dibawa adalah pasien yang bisa saja meninggal dunia jika terlambat tiba di rumah sakit? Pak Cornelis, Gubernus Kalimantan Barat pernah bilang: 'Dulu nggak ada jalan itu pun masih hidup kita'. Jalan yang dimaksud tentu saja adalah jalan wilayah timur Kalimantan Barat yang hancur lebur dan penuh lumpur itu. Kalau memang kita dalam keadaan sehat barangkali tak masalah terlambat tiba di tempat tujuan dikarenakan jalan yang rusak tersebut. Tapi bagaimana jika yang harus tiba tepat waktu itu adalah orang yang sakit? Orang yang butuh penanganan di rumah sakit dengan segera?


Bisa-bisa mereka mati di jalan. Jalan yang katanya kita bisa hidup tanpanya semasa dulu.

@honeylizious

Followers