Langsung ke konten utama

Ngeblog Sambilan


Sekarang kegiatan ngeblognya tak bisa dimulai dari bangun tidur dan sarapan. Sebab ternyata menjadi seorang istri banyak hal yang kita sendiri ingin menyelesaikannya. Pengennya saat suami pulang kerja rumah sudah rapi. Makan siang sudah siap. Tempat tidur juga sudah dirapikan. Pokoknya suami pulang tinggal makan dan menyalakan televisi.

Jadi sekarang ngeblognya disambil dengan kegiatan yang lain. Saat menuliskan ini saya sendiri sedang memasak nasi dan menunggu cucian kering. Tapi setelah menyelesaikan beberapa tulisan dan menjadwalkannya harus segera memasak sayuran dan juga menggoreng lauk buat suami. Tiba-tiba saja saya menjadi tukang masak yang sangat mahir sekarang ini.

Saat pertama menyelesaikan masakan dan ada dua orang yang akan mencicipinya saya ternyata berdebar. Deguban jantung ini sangat kencang. Sebab saya tak pernah menunggu ada orang yang mengomentari masakan saya. Masak ya masak. Terus makan. Tak ada cerita menunggu komentar orang yang memakannya. Beruntung masakan saya ternyata dinilai enak oleh dua orang yang mencicipinya.

Padahal selama ini saya hanya menjadi koki untuk diri sendiri di kosan. Kalau ditanya soal masakan yang enak bin lazis rasanya bukan saya orangnya. Saya hanya bisa menjawab pertanyaan bagaimana memasak yang irit ala anak kos. Maklum selama ini ya pengennya irit. Sebab uang bulanan terbatas. Nah sekarang yang jadi masalah tentu saja rasa. Tentu kita sebagai istri tak ingin mengecewakan suami yang sudah susah payah memberikan nafkah.


Ngeblog sambilan begini ternyata bisa dijalani juga. Kamu ngeblog sambilan dengan apa?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma