15 November 2013

Menunggu Mesin Jahit


Kemarin saya baru saja menuliskan impian saya. Hari ini ternyata saya menuliskan tentang sebentar lagi mewujudkannya. Barangkali tak semua orang membaca apa yang saya tuliskan kemarin. Saya menuliskan tentang keinginan saya untuk memiliki sebuah mesin jahit. Pengen sih beli langsung tapi mengingat rumah masih banyak sekali kekosongannya, bahkan lemari besar untuk menyimpan baju baru kami beli kemarin. Tentunya harus menahan diri untuk tidak membuat pengeluaran besar secara tiba-tiba. Apalagi habis jalan-jalan keliling Sintang.

Eh Tuhan memang selalu punya jawaban buat umat-Nya yang mau bersabar dan menunggu. Ternyata Mak Ngah (bibinya Putra) punya mesin jahit yang saya impikan tersebut dan tidak digunakan di rumah. Ya ampun, pucuk dicinta ulam pun tiba. Sebentar lagi saya akan berkreasi membuat pakaian buat diri sendiri dan tentunya dipersiapkan buat anak-anak saya nanti yang lucu-lucu.

Sudah tak sabar rasanya ingin segera menggunakan mesin jahit tersebut. Namun harus menyelesaikan pekerjaan di rumah dulu. Bahkan masih banyak barang yang tertinggal di Radio Volare yang belum saya bawa ke rumah baru. Tak mengapalah, sebab yang paling penting sekarang, mesin jahitnya sudah ada.


Kamu pengen apa?

@honeylizious

Followers