18 November 2013

Masalah di Pontianak


Tadi pagi ada berita mengenai Jalan 28 Oktober yang merupakan persimpangan untuk menuju Kabupaten Sambas dilaporkan tergenang air yang cukup dalam. Membuat banyak kendaraan susah melewatinya karena lubangnya menjadi tak terlihat lagi. Pengendara bisa saja celaka jika melewati jalan tersebut gara-gara masuk ke lubang yang menganga dan tertutup oleh air yang berasal dari curah hujan tadi malam.

Pontianak memang intensitas hujannya sedang tinggi minggu ini. Beberapa hari terakhir hujan terus turun. Beberapa kali lumayan deras dan membuat jalanan tergenang air karena banyak jalanan yang tak memiliki saluran untuk membuang air hujan. Got-got yang dulunya ada di pinggiran jalan sekarang sudah banyak yang tertutup karena pelebaran jalan dan pembangunan. Menyebalkan sih memang. Daerah resapan air juga semakin berkurang karena banyak orang memilih untuk menyemen halamannya. Jadinya serba salah. Kalau sedang hujan deras bisa banjir atau setidaknye tergenang air, selain ini juga disebabkan oleh drainase banyak yang tersumbat sampah. Kalau panas terasa sekali gersang dan tandusnya.

Bumi cuma satu. Apabila ini berlangsung terus kita sendiri yang akan menuai akibatnya. Kebanjiran hanya satu dari banyak masalah yang harus kita hadapi bersama. Lebih menyebalkannya lagi orang yang sudah menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarang juga terkena imbasnya jika wilayah yang dia huni masih banyak masyarakat yang membuat saluran pembuangan air tidak lancar karena dipenuhi oleh sampah.


Jalanan yang tergenang air hanya akibat kecil dari kelalaian kita di muka bumi ini. Banjir lain cerita lagi. Tak pernah ada habisnya. Tak akan ada yang berubah di muka bumi ini jika kita sendiri tak mau mengubah sifat buruk kita. 

@honeylizious

Followers