12 November 2013

Manisnya Cempedak di Sintang


Sebelumnya saya hanya membagikan foto sang suami dengan sebuah cenpedak yang berhasil dia ambil dari pohonnya. Kami waktu itu berada di rumah Mak Cik di Sintang. Tak seberapa jauh dari rumah Atok dan Nenek. Beda dengan biasanya ya saya menyebutnya. Kalau biasanya saya akan menyebut kakek sebagai Aki dan nenek sebagai Uwan. Kebetulan ini memang Atok dan Nenek baru yang saya dapatkan dari pihak suami. Setelah acara pernikahan kemarin memang tempat pertama yang ingin kami datangi adalah Sintang. Sebab keluarga besar Putra berada di sana.

Di Sintang banyak sekali penduduk yang menanam buah-buahan di pekarangan mereka yang memang luas. Apalagi tanah pegunungan seperti Sintang tentunya subur dan membuat banyak tanaman bisa tumbuh dengan mudahnya. Satu di antaranya buah Cenpedak. Dulunya selalu mendapatkan buah ini dari pedagang buah yang ada di pasar dan biasanya buahnya tak lagi segar. Kulitnya sudah agak layu dan buahnya tak sesegar kalau matang di pohon.

Untuk pertama kalinya bisa merasakan manisnya cempedak yang matang di pohon dan langsung dimakan beberapa saat setelah diambil. Di rumah Mak Cik memang banyak pohon buah-buahan. Sebelumnya saya sudah menunjukkan pula foto Putra mengambil buah rambutan dari pohon rambutan yang tumbuh di samping rumah. Masih di pekarangan yang sama. Cempedak yang kami makan ini daging buahnya tebal dan bijinya tak seberapa besar. Kulitnya juga tak begitu tebal. Rasanya manis sekali. Masih sangat segar.

Menyenangkan apabila suatu hari bisa memanen buah cempedak seperti ini lagi. Walaupun tak banyak tapi kesegaran buah yang terjaga membuat buah tersebut terasa sangat istimewa. Itu sebabnya saya mencoba membawa beberapa bijinya untuk dijadikan bibit. Semoga bisa tumbuh subur di Pontianak dan menghasilkan buah yang banyak. Jadi kapan-kapan kalau mau makan cempedak lagi tinggal ambil saja buahnya dari pohon yang sudah ditanam.

Dulunya sih paling sering makan buah pisang yang matang di pohon. Sebab Aki di Jawai selalu menanam pisang di dekat pematang sawahnya. Selain itu kadang juga makan kelapa muda yang diambil dari kebun. Aki tak punya pohon rambutan atau cempedak. Hanya pisang dan kelapa.


Kamu, punya pohon apa di pekarang rumahmu?

@honeylizious

Followers