25 November 2013

Lopes (Lupis)


Honeylizious.com – Pada tahu dengan lupis kan? Makanan yang terbuat dari ketan yang direbus, seperti lontong. Lalu dikasih kuah gula merah dan kelapa. Dulunya saya hanya tahu bentuk lupis itu yang segitiga tapi ternyata ibu mertua punya bentuk yang lebih mirip dengan lontong dan lemang. Kalau sudah buatan Mak (ibu mertua maksudnya) dijamin sedap.

Memang harus diajari ilmunya untuk memasak makanan dengan enak nih sama mertua biar bisa sehebat dia di dapur. Setidaknya setengah ilmunya bisa diserap sudah lumayan. Jauh berbeda dengan Umak yang selain masih muda juga tak sesering Mak memasak di rumah. Apalagi kesibukan Umak dengan Mak memang sangat berbeda. Mak selalu menghabiskan banyak waktunya di dapur. Kalau Umak lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bekerja di luar rumah.

Apalagi Umak memang lebih senang melakukan segala sesuatunya dengan lebih praktis. Kalau bisa ambil jalan yang praktis ngapain dibikin ribet bukan? Jadinya ya saya orangnya suka melakukan sesuatu sesimpel mungkin. Jangan pake ribet dan membuat repot sendiri. Namun memang sebenarnya memasak sedikit ribet ada hasilnya seperti Mak akan sangat menyenangkan.

Lupisnya enak sekali. Saya menghabiskan setengah batang lupis yang diberikan Mak kemarin. Jadi teringat dengan lupis Cina yang berwarna kuning. Saya lupa kapan mereka menyediakan lupis tersebut. Tapi rasanya memang serupa. Tampilan warna lupis Cina yang kuning memang lebih menggoda dibandingkan lupis yang biasanya saya temukan di rumah. Lupis Melayu rata-rata berwarna hijau, kalau tidak putih. Bergantung warna pembungkusnya.

Lupis Cina bedanya tidak dimakan dengan kelapa dan gulanya lebih kental dibandingkan lupis Melayu. Biasanya saat hari besar tertentu etnis Tionghoa, saya akan menemukan banyak sekali lupis yang tergantung di dapur mereka. Siapa saja boleh memakannya. Saya sering makan lupis Cina di rumah tetangga saya semasa duduk di sekolah dasar dulu. Apa ya sebutan lupis ini dalam bahasa Khek. Saya lupa.


Hehehehe...

@honeylizious

Followers