30 November 2013

Kisah Seorang Gadis Kecil (3)


Honeylizious.com – Hari-hari gadis kecil itu sebenarnya biasa saja. Tak banyak hal yang istimewa. Dia hanya suka duduk di dekat jendela rumahnya yang menghadap ke rumah sahabat baiknya dari kecil. Jendela itu sudah tak ada lagi sekarang sejak rumah Uwannya di renovasi. Jendela itu berhiaskan daun sirih yang merayap hingga atap rumahnya.

Dulu banyak sekali orang yang suka datang ke rumah Uwannya untuk meminta sirih. Di kampung memang kebanyakan orang saat membutuhkan sesuatu akan meminta pada tetangganya. Walaupun tak jarang ada yang memberikan beberapa uang logam sebagai bayaran telah mengambil daun sirih dan gadis kecil itu dengan senang hati membeli balon yang berhadiah mainan.


Duduk di kelas tiga sekolah dasar akhirnya dia menemukan sebuah majalah di rumahnya. Dia lupa majalah itu milik siapa. Tapi dari majalah itulah dia akhirnya menemukan jalan hidupnya sendiri. Dia membaca dongeng banyak sekali di majalah Sahabat Pena itu. Dulunya majalah itu dijual di kantor pos. Banyak yang membelinya. Di majalah itu pula kita bisa menemukan teman-teman baru yang mau berkirim-kirim surat dengan kita. Tetapi si gadis kecil lebih tertarik dengan dongeng-dongeng di dalam majalah itu dibandingkan mencari sahabat untuk berkorespondensi.

@honeylizious

Followers