19 November 2013

Foto Pembunuhan di Pemangkat?


Banyak pasti yang berharap saya akan mengunggah satu dua foto yang berkaitan dengan pembunuhan sadis satu keluarga yang menewaskan 5 orang. Tenang, saya tidak akan berbaik hati untuk melakukan itu. Sebab saya yakin keberadaan foto itu hanya akan menambah panjang banyaknya foto kasus pembunuhan yang secara vulgar diunggah ke media.

Masyarakat Kalimantan Barat yang membaca beritanya di sebuah harian lokal yang tak akan saya sebutkan namanya pasti sudah menemukan foto mayat yang bergelimpangan pada berita tersebut. Bagaimana merahnya darah di dalam gambar tersebut. Bahkan lebih jauh saya hanya bisa mengatakan bahwa foto-foto di koran tersebut sama sekali tidak dikaburkan. Entah di mana bagian penyensoran foto yang terbit begitu saja di koran lokal.

Memang, saya memahami bagaimana media berjuang untuk mendapatkan berita. Sebab 'bad news' buat sebagian orang biasanya buat media itu adalah 'good news'. Penjualan koran mereka akan naik, yang tentu saja akan meningkatkan keuntungan bagi perusahaan. Sebenarnya tak ada yang salah dengan menawarkan berita untuk masyarakat luas. Itu bernilai kebaikan. Mengabarkan hal-hal yang terjadi di dunia ini pada banyak orang. Orang yang tak tahu menjadi tahu. Kemudian yang salah kaprah adalah tak memerdulikan perasaan orang yang menjadi berita di koran tersebut dan juga orang yang membaca berita.

Seberapa banyak lagi gambar sadis yang ada di media massa yang akan terus dihadirkan? Jangan sampai kebablasan hanya karena ingin paling cepat memuat beritanya di koran. Masih ingat dengan bom buku yang menyebabkan tangan seorang anggota kepolisian hancur? Karena saling sikut dengan media elektronik lainnya, saat menghadirkan video meledaknya tangan sang polisi, sama sekali tidak tersensor. Untungnya saya sendiri tidak melihat beritanya sehingga tak perlu merasa mual dengan darah yang muncrat karena meledaknya tangan manusia.


Jadi saya tidak akan berbagi foto yang vulgar, bahkan khusus untuk kasus ini saya tidak berniat untuk menampilkan foto apa pun. Apalagi sampai menunjukkan foto yang memampangkan banyak darah dan korban yang bergelimpangan.

@honeylizious

Followers