3 November 2013

Finally: Fyuuuhhhh (2)



Pagi itu saya menemukan ekspresi yang sangat aneh di wajah Putra, suami saya. Sehari sebelumnya dia demam panas. Wajahnya sedikit pucat. Sebab memang hari Jumat itu, tanggal 31 Oktober, Abah saya akan datang untuk melancarkan proses pernikahan kami. Tentunya kami membutuhkannya sebagai wali. Putra dilanda cemas. Dia bingung karena sebelumnya belum pernah berhadapan dengan situasi yang seperti ini. Ya ini memang pernikahan kami untuk pertama kalinya. Semoga untuk yang terakhir juga.

Dia demam dan terbaring begitu saja di tempat tidur. Sehari sebelumnya lagi saya yang masuk angin dan muntah-muntah. Tetapi sepertinya karena memang saya telat makan sehingga membuat perut saya kosong dan diisi angin. Kepala pusing dan migrain melanda saya berjam-jam. Sampai malam. Malamnya lebih aneh lagi. Saya bertemu dengan 'Dia yang Cantik'. Pukul 2 dini hari. Suasana yang cukup menyeramkan dan banyak yang mengatakan barangkali itu adalah roh Putri Junjung Buih.

Wajar saja semua orang mengatakan demikian sebab kami berdua memiliki darah Banjar yang mengalir di dalam tubuh kami. Jadi darah Banjar yang saya dapatkan dari Abah akan terus mengalir ke anak cucu kami nantinya.

Putra pagi itu sudah mandi pagi-pagi. Setelah saya mandi dia juga segera mandi. Wajahnya masih aneh meskipun dia tak lagi demam sebab sudah bertemu dengan Abah dan melihat betapa ramahnya orang tua saya. Dia lumayan tenang setelah bertemu dan berkenalan dengan Abah. Cukup siap untuk menghadapi tantangan selanjutnya. Akad nikah. Mengucapkan ijab kabul. Meresmikan hubungan kami ke jenjang yang lebih tinggi. Suami istri.


Dia mengenakan setelan berwarna biru. Sedangkan saya mengenakan kebaya Melayu kreasi dengan banyak sekali pernak-perniknya. Termasuk Jamang. Sakit sekali rasanya kepala saya yang memang beberapa hari yang lalu sempat terserang migrain. Saat menuliskan ini saya sudah lebih tenang dan kepala saya tidak sepusing kemarin. Apalagi sekarang saya makannya lebih teratur tidak seperti kemarin yang sempat telat makan dikarenakan sibuk akad nikah dan berdandan. Sampai lupa makan pagi. Jadinya masuk angin juga. Beruntung tubuh saya cukup kuat menahan beban menerima tamu resepsi hingga selesai. 

@honeylizious

Followers