23 November 2013

Damri Soooo Royal Class


Honeylizious.com – Terdengar sangat classy memang. Royal Class. Tentunya untuk orang yang akan berangkat dari wilayah timur Kalimantan Barat ke Pontianak atau sebaliknya yang akan melewati jalanan hancur lebur sepanjang perjalanan ini bisa menjadi pilihan yang terdengar nyaman. Sebab dengan demikian bisa mengurangi sedikit penderitaan penumpang yang akan berangkat dan melalui jalanan yang sangat hancur.

Memiliki jaringan internet wifi di dalamnya. Termasuk ada colokan untuk tiap penumpang. Satu penumpang dapat satu colokan yang bisa digunakan untuk mengisi batre smartphone atau netbooknya. Kalau punya powerbank yang ingin diisi juga tentu bisa menggunakan colokan tersebut. Belum lagi jarak kursi yang renggang. Membuat setiap tempat menjadi lebih luas. Di kiri hanya ada satu kursi yang berbaris ke belakang. Sedangkan di bagian kanan tiap bagian terisi dua kursi untuk dua penumpang.

Jumlah penumpangnya dalam satu bus Damri hanya 26 orang. Cukup lega memang. Kita bisa tidur dengan nyenyaknya karena tempat duduk bisa direbahkan lebih jauh dibandingkan kursi bus biasa yang ruang antara kursi depan dan belakang sempit. Belum lagi penumpang yang terlalu ramai membuat bus menjadi berisik. Buat yang tak suka dengan bus yang berisik tentunya bus Damri Royal Class bisa menjadi pilihan.

Tapi, tapi, tapi. Bukan berarti sepanjang perjalanan kita akan benar-benar nyaman. Soal internetnya, kecepatannya hanya 10-15kb/detik. Paling hanya bisa buka twitter. Jangan harap bisa buka foto-foto di instagram apalagi sampai mengunggah gambar yang kita ambil sepanjang perjalanan. Mengunduh video melalui Tubemate? Duh satu video pendek saja butuh 30-60 menit. Lalu colokannya membantu dong buat yang smartphonenya sering kehabisan batre? Ah enggak juga sebenarnya. Sebab posisi colokannya bukan dekat kursi penumpang. Melainkan di dalam bagasi yang akan kita isi dengan tas kita.

Siapa yang bisa menjamin gadget kita aman di sana? Selain rawan dicuri tentu saja kondisi jalanan yang sangat tidak mulus bisa membuat gadget yang sedang dicas menari di dalam. Siap melihat layar smartphone pecah? Netbook hilang? Powerbank rusak? Silakan gunakan colokan tersebut. Kalau memang berniat buat menggunakannya, silakan bawa kabel tambahan supaya colokannya bisa diletakkan di dekat kursi kita.

Belum lagi pendinginnya yang tiba-tiba airnya bocor dan merembes ke bagian bawah bagasi. Netes deh ke penumpang. Oiya, busnya rawan mogok juga sih. Bus yang kami tumpangi saja tiba di Pontianak pukul 9.30 pagi. Padahal semogok-mogoknya bus yang lain, paling tidak pukul 6.00 atau 7.00 sudah berada di Pontianak.

Lebih parahnya lagi, So Royal Class ini tak bisa kami nikmati sampai akhir perjalanan. Kami malah dipindahkan ke bus damri yang lebih kecil dan sempit di tengah perjalanan. Bus kecil tersebut yang akhirnya membuat kami sampai di rumah. Padahal harga yang kami bayar lebih mahal dari harga naik bus yang lain. Untuk bus Borneo kami hanya mengeluarkan 135.000/penumpang. Damri Royal Class, mencapai angka Rp165.000/penumpang dengan pelayanan di bawah standar Borneo.


Oiya, jangan buang air di dalam bus, soalnya toilet bus Damri selain sempit juga tidak rutin dibersihkan. Mendingan tunggu sampai bus istirahat di Sosok. Cukup sekali deh naik bus Damri Royal Class. I feel no so royal.

@honeylizious

Followers