22 November 2013

Anak SMP Itu...


Tobat sekali menghadapi anak SMP yang seumuran Indri dalam jumlah banyak. Sebab mereka semua sangat ribut jika dikumpulkan dalam satu ruangan. Padahal tak seberapa banyak jumlah anak yang datang ke acara ulang tahun Indri tadi sore. Sebab memang dia hanya mengundang teman sekelasnya.

Melihat mereka yang saling jahil dan ribut sekali mengingatkan saya pada masa-masa mengajar dulu. Bukan karena saya kangen dengan saat-saat tersebut. Saya masih nyaman dengan situasi sekarang. Menulis di kamar. Sendirian. Tak perlu duduk di meja guru dan menjelaskan tentang pelajaran Bahasa Indonesia. Mengajar itu hanya untuk orang-orang yang sabar menghadapi anak-anak yang ribut seperti tadi.

Ingatan beberapa tahun yang lalu. Sekarang hanya menjadi kenangan. Kenangan tentang anak-anak yang masih di bawah umur itu sudah mulai mengenal lawan jenisnya dan menjalin hubungan yang mereka sebut pacaran. Duh waktu SMP saja saya belum sebesar mereka. Anak-anak sekarang fisiknya memang cepat sekali membesar. Salut dengan orang tua mereka yang bisa memberikan nutrisi untuk mereka dan membuatnya tumbuh besar seperti itu.


Saya hanya bertahan sebentar di dalam keributan ala anak SMP mereka. Pada akhirnya saya menyerah dan lebih baik membawakan piring nasi untuk mereka.

@honeylizious

Followers