Langsung ke konten utama

Seberapa Penting Target Itu?

Target, sesuatu yang kayaknya kalau sudah dewasa menjadi sesuatu yang sangat penting. Memang tak semua orang punya target dalam kehidupannya. Ada yang lebih suka menjadi orang yang mengikuti arus saja. Tak peduli ke mana arus akan membawanya. Dia lebih suka mengikutinya. Ada pula orang yang suka melawan arus. Tak jarang ada yang kadang bergantian, mengikuti arus dan melawannya juga, bergantung kebutuhan dan target yang dia buat.

Setelah berada di dunia nyata dan meninggalkan bangku pendidikan ternyata target itu bagi saya sangat penting. Apalagi soal kehidupan masa depan menyangkut eros. Nilai cinta kasih antara orang yang berlawanan jenis. Dulu selalu memandang semua hal dengan hati lebih dulu. Tak peduli dampaknya bisa buruk buat kelangsungan masa depan dan hal lain yang tersangkut di dalamnya. Paling penting mikirin cinta dulu. Beda dengan sekarang. Barangkali karena saya sudah berada dalam tahap ‘benar-benar dewasa’ ya?

Ketika saya membuat sebuah target memang saya tidak merasa bahwa target tersebut harus tercapai seperti yang saya buat. Misalnya saya membuat target untuk menulis buku dalam waktu kurang dari satu bulan. Kalaupun harus menghabiskan waktu dua bulan bukan berarti saya melanggar target sendiri. Melainkan target itu hanya sebagai acuan dan penyemangat supaya lebih fokus. Tapi tetap, membuat target penting sekali sehingga kita tidak melenceng dari jalur yang benar dan seharusnya. Jadi kalau ada orang yang tak mau membuat target dan perencanaan lalu menawarkan cinta, duh saya harus berpikir ulang untuk menjalin hubungan jangka panjang dengannya.


Itu sebabnya sekarang tak begitu terlalu terluka dengan beberapa hal yang harus saya lepaskan. Malah lebih ikhlas saat hal-hal tersebut harus saya hilangkan. Ah ini mau nulis apa sebenarnya?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…