Langsung ke konten utama

Nandur


Setelah ‘nuggal’ ada lagi proses lanjutan untuk membuat padi tumbuh di sawah. Kegiatan berikutnya adalah nandur. Ini proses penanaman padi yang sudah tumbuh dari benih-benih padi sebelumnya. Jadi mirip dengan rumput. Proses ini dibutuhkan untuk memisahkan rumpun padi supaya lebih jarang antara satu sama lain. Karena waktu nuggal satu lubang diisi dengan banyak sekali benih. Kalau tidak ada pemisahan rumpun-rumpun padi ini nantinya padi tidak akan bisa memberikan hasil yang maksimal.

Benih padi yang sudah seperti rumput itu diambil dari lubang hingga tak tersisa lalu dibagi menjadi beberapa bagian. Di proses ini biasanya sawah sudah diairi sehingga tidak dibutuhkan lagi tuggal untuk membuat lubang bibit padi. Biasanya Aki hanya menggunakan perkiraan saja antara jarak dan banyaknya rumpun padi yang berada dalam satu bagian.

Pada masa ini Aki juga menyempat diri untuk mengumpulan siput-siput yang dia temukan di sawah. Siputnya berwarna hitam dan saat sampai di rumah akan langsung dimasukkan ke dalam tunggu yang masih ada bara. Dibakar langsung di sana setelah dicuci di sawah. Aki tahu sekali saya suka makan siput-siput sawah bawaannya. Memang tak banyak biasanya siput yang Aki bawa, tapi selalu menjadi hal yang menyenangkan untuk diingat bagaimana menyenangkannya masa itu.


Rasanya baru kemarin daging siput panas itu ditiup supaya agak dingin dan dikeluarkan dari cangkangnya dan masuk ke dalam mulut saya. Rindu masa-masa itu dan ingin kembali makan siput sawah seperti masa kecil dulu. :’)

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…