Langsung ke konten utama

Mimpi Buruk


Setiap kali akan tidur saya selalu merasa takut. Karena akhir-akhir ini selalu saja ada mimpi buruk yang mengganggu saya. Mimpinya selalu sama. Ada orang yang membuat saya trauma sejak kecil itu di dalamnya. Bagian yang lebih menyebalkan lagi adalah saya tetap saja takut padanya meskipun sudah berada di dalam mimpi. Ada bagian dirinya yang memang sangat menakutkan.

Saya sangat takut kalau harus bertemu kembali dengannya sebab itu sama saja saya akan membuat diri saya yang ingin segera menghabisi nyawanya terbangun. Sisi kelam yang saya usahakan tetap berada di dalam saja, tertidur lelap dan jangan pernah terbangun. Karena sisi yang itu terlalu menakutkan untuk dibangunkan. Walaupun sebenarnya kadang sisi tersebut mendesak saya untuk melakukan sesuatu yang membuat saya terbebas dari trauma masa lalu dan membuat keluarga kami menjadi lebih normal seperti keluarga lainnya.

Memang setiap keluarga punya masalah. Tapi keluarga mana yang punya satu anak sinting yang membuat saudara-saudaranya merana, iri dengki yang menguasainya membuat kehidupannya sendiri menjadi tak pernah maju-majunya. Dia selalu mundur dan mencoba menyakiti orang-orang yang sebenarnya bagian dari dirinya. Masih berhubungan darah dengannya. Banyak hal yang aneh di dunia ini tapi keirian dan kedengkian yang meraja lela di hati orang ini adalah hal yang memang sangat berlebihan. Apalagi jika perasaannya itu sampai menyengsarakan orang lain.

Dua puluh tujuh tahun bukan waktu yang singkat untuk terus bersabar dengan keadaan. Akhirnya saya hanya bisa berusaha menghindar dan membangun kehidupan baru meskipun sendirian. Sekarang saya bersyukur karena akan ada seseorang yang akan menjadi pendamping hidup saya yang akan ikut menemani kehidupan saya yang baru.

Di dalam mimpi yang buruk itu saya melihat wajahnya yang berusaha meneror saya dan matanya yang menyebalkan. Ingin sekali saya menusuk matanya hingga pecah dan menggunting perutnya. Tapi itu semua hanya saya bayangkan. Tidak ingin saya jadikan kenyataan sebab itu sangat menakutkan untuk dilakukan. Namun kalau memang bisa, saya ingin sekali Tuhan mengambil nyawanya saja. Sebab meresahkan banyak orang yang sebenarnya mau menyayanginya. Bahkan tak peduli sudah sebanyak apa dia menyakiti orang-orang tersebut.

Sayang banyak kesempatan baik untuk memulai kehidupan yang baru itu tak pernah berusaha dia genggam dengan sebenar-benarnya. Ada saja iri dengki yang muncul dan membuat dia menjadi dirinya yang sejak dulu menjahati setiap saudaranya. Bahkan dia tak ragu untuk melakukan apa saja agar keiriannya bisa terpuaskan. Terbalaskan dengan jalan yang menyakiti orang lain.


Malam ini saya begadang dan berharap tidur lebih larut bisa membuat saya tak mengalami mimpi buruk lagi. Entahlah... apakah saya akan mengalaminya lagi atau tidak. Saya hanya bisa berdoa sebelum tidur dan semoga malam ini saya tak memimpikan apa-apa.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma