28 Oktober 2013

Mimpi Buruk


Setiap kali akan tidur saya selalu merasa takut. Karena akhir-akhir ini selalu saja ada mimpi buruk yang mengganggu saya. Mimpinya selalu sama. Ada orang yang membuat saya trauma sejak kecil itu di dalamnya. Bagian yang lebih menyebalkan lagi adalah saya tetap saja takut padanya meskipun sudah berada di dalam mimpi. Ada bagian dirinya yang memang sangat menakutkan.

Saya sangat takut kalau harus bertemu kembali dengannya sebab itu sama saja saya akan membuat diri saya yang ingin segera menghabisi nyawanya terbangun. Sisi kelam yang saya usahakan tetap berada di dalam saja, tertidur lelap dan jangan pernah terbangun. Karena sisi yang itu terlalu menakutkan untuk dibangunkan. Walaupun sebenarnya kadang sisi tersebut mendesak saya untuk melakukan sesuatu yang membuat saya terbebas dari trauma masa lalu dan membuat keluarga kami menjadi lebih normal seperti keluarga lainnya.

Memang setiap keluarga punya masalah. Tapi keluarga mana yang punya satu anak sinting yang membuat saudara-saudaranya merana, iri dengki yang menguasainya membuat kehidupannya sendiri menjadi tak pernah maju-majunya. Dia selalu mundur dan mencoba menyakiti orang-orang yang sebenarnya bagian dari dirinya. Masih berhubungan darah dengannya. Banyak hal yang aneh di dunia ini tapi keirian dan kedengkian yang meraja lela di hati orang ini adalah hal yang memang sangat berlebihan. Apalagi jika perasaannya itu sampai menyengsarakan orang lain.

Dua puluh tujuh tahun bukan waktu yang singkat untuk terus bersabar dengan keadaan. Akhirnya saya hanya bisa berusaha menghindar dan membangun kehidupan baru meskipun sendirian. Sekarang saya bersyukur karena akan ada seseorang yang akan menjadi pendamping hidup saya yang akan ikut menemani kehidupan saya yang baru.

Di dalam mimpi yang buruk itu saya melihat wajahnya yang berusaha meneror saya dan matanya yang menyebalkan. Ingin sekali saya menusuk matanya hingga pecah dan menggunting perutnya. Tapi itu semua hanya saya bayangkan. Tidak ingin saya jadikan kenyataan sebab itu sangat menakutkan untuk dilakukan. Namun kalau memang bisa, saya ingin sekali Tuhan mengambil nyawanya saja. Sebab meresahkan banyak orang yang sebenarnya mau menyayanginya. Bahkan tak peduli sudah sebanyak apa dia menyakiti orang-orang tersebut.

Sayang banyak kesempatan baik untuk memulai kehidupan yang baru itu tak pernah berusaha dia genggam dengan sebenar-benarnya. Ada saja iri dengki yang muncul dan membuat dia menjadi dirinya yang sejak dulu menjahati setiap saudaranya. Bahkan dia tak ragu untuk melakukan apa saja agar keiriannya bisa terpuaskan. Terbalaskan dengan jalan yang menyakiti orang lain.


Malam ini saya begadang dan berharap tidur lebih larut bisa membuat saya tak mengalami mimpi buruk lagi. Entahlah... apakah saya akan mengalaminya lagi atau tidak. Saya hanya bisa berdoa sebelum tidur dan semoga malam ini saya tak memimpikan apa-apa.

@honeylizious

Followers