6 Oktober 2013

Mesin Jahit Oh Mesin Jahit


Jadi ingat jaman sekolah dasar dulu. Saya suka sekali bermain dengan mesin jahit. Untungnya mesin jahit Aki itu mesin jahit yang berulah. Sehingga saya yang tadinya suka memainkannya sedikit enggan untuk memainkannya terlalu sering. Jarumnya suka patah. Belum lagi tali pemutar rodanya yang suka lepas. Tak hanya itu, pijakan untuk memutar roda tersebut memang sudah agak patah. Diikat dengan tali supaya tetap bisa digunakan.

Kalau iseng kumat atau tak ada teman bermain saja saya akan menghabiskan berjam-jam dengan mesin jahit ini. Biasanya saya hanya menjahit kertas. Menggunakan jarum tanpa benar. Hanya belajar membuat garis yang rapih. Sebab Aki bilang kalau mau belajar menjahit ya seperti itu.

Sekarang tangan kreatif saya butuh pelampiasan nih. Sebentar lagi akan berada di rumah sendiri. Akan menyelesaikan tantangan ngeblog yang berakhir 31 Desember nanti. Punya banyak waktu luang. Punya ide-ide kreatif yang harus disalurkan. Ah ingin membuat sesuatu. Sesuatu yang saya suka. Seperti bikin sepatu bayi. Kayaknya menarik buat dijadikan hadiah ke teman-teman yang akan menikah. Bisa juga dijual buat pasangan yang akan mendapatkan momongan.

Ah otak dagang saya sedang bekerja ternyata.

@honeylizious

Followers