19 Oktober 2013

Menulis dengan Cepat

WeHeartIt

Rasanya menulis dengan cepat akhir-akhir ini menjadi senjata yang paling berguna. Semenjak memulainya bulan Maret lalu. Menulis dengan cepat adalah yang terbiasa saya lakukan. Apalagi ketika semuanya mulai melewati angka 5 tulisan sehari. Itu mengetiknya sudah gila-gilaan. Sebab selain harus berpikir dengan cepat, banyak yang harus diselesaikan di luar ngeblog itu sendiri. Hidup kan bukan hanya tentang ngeblog tetapi ngeblog memang tentang kehidupan. Hehehe...

Jurus menulis dengan cepat memang cukup membantu untuk mengejar semua target menulis di setiap tantangan menulis perharinya. Apalagi kalau sedang mengejar lomba menulis yang terus saja bermunculan setiap hari. Nah sekarang ada lomba menulis yang deadlinenya dekat sekali. Tak sampai satu bulan dan ada kategori menulis novel pula. Ini kesempatan besar untuk memperlihatkan karya kita pada juri-juri yang tentunya kompeten di bidangnya. Belum lagi kalau ada penerbit yang suka dengan tulisan kita. Terlepas pada akhirnya menang atau tidak, tetapi kalau dilirik penerbit mayor tentu ini akan menjadi langkah super besar untuk seorang penulis buku indie yang bukunya dicetak sendiri. Distribusi sendiri dan pada akhirnya ya promo dan jualnya juga sendiri.

Menulis dengan cepat sebenarnya bisa dilakukan oleh siapa saja bahkan oleh orang yang tak bisa mengetik dengan sepuluh jari seperti saya. Ya harus saya akui impian saya untuk menggunakan semua jari saya untuk mengetik pada akhirnya belum juga terwujud. Tak mengapa, selama saya masih bisa menulis dengan cepat. Hahaha... untuk menulis dengan cepat jurusnya mudah saja. Buat deadline semepet mungkin seurgent mungkin dan dilakukan setiap hari. Sehingga kita terbiasa dengan ritme yang seperti dikejar-kejar deadline.

Setiap hari saya sendiri suka tidak tenang kalau tak menulis satu artikel pun di blog ini. Kalau memang tak memungkinkan untuk menulis menggunakan PC (masih belum punya netbook ceritanya) saya masih ngotot menulis menggunakan smartphone. Walaupun itu kurang menyenangkan. Seandainya PC ini bisa saya bawa ke mana-mana tentu akan sangat menyenangkan. Ah masih punyanya PC konvensional yang tak bisa dimasukkan dalam saku.


Sekarang saya sudah bisa menulis dengan cepat. Bagaimana denganmu?

@honeylizious

Followers