Langsung ke konten utama

Mak Penganten


Mak Penganten adalah istilah yang digunakan banyak orang untuk tukang rias yang bertugas merias pengantin dan tentunya menyediakan baju termasuk pelaminan berserta segala kelengkapannya. Mak penganten dulunya orang-orang tua yang memang memiliki pengalaman untuk merias pengantin. Sedangkan sekarang sudah berkembang menjadi banyak yang menggeluti usaha menjadi 'mak penganten' yang memang menjanjikan penghasilan yang lumayan. Apalagi kalau sedang musim banyak yang menikah.

Ada juga waria yang menjadi 'mak penganten'. Biasanya waria ini belajar merias dari sesama tukang rias yang juga merupakan waria juga. Namun saya sendiri kurang sreg dengan tukang rias waria. Bagaimana pun juga dia tetap laki-laki. Tak peduli bentuknya sudah dipermak di mana-mana. Jadi saya merasa sangat tidak nyaman harus dipakaikan pakaian pengantin oleh waria ini. Apalagi saya sering melihat waria yang terlalu suka mencukur alis sang pengantin. Padahal saya sendiri tidak ingin ada pencukuran alis saat menikah nanti.

Mak penganten yang akan menjadi mak penganten saya adalah Mak Lena. Pengusaha dibidang ini yang menamai tempat usahanya dengan Annisa. Harga yang ditawarkan juga tak begitu mahal untuk satu paket pakaian pengantin, pelaminan, dan baju besan juga pagar ayu. Sudah termasuk meja makanan dan meja penyambutan tamu.


Saya memilih sepasang pakaian pengantin untuk resepsi. Sedangkan calon suami saya sendiri memilih sepasang pakaian pengantin untuk akad nikah pagi harinya. Semoga Mak Pengantennya bisa membuat saya tampil luar biasa saat hari H. Mohon doa dan restunya.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma