14 Oktober 2013

Maaf, Aku Tak Bisa Menunggu


Saya tak bisa bertanya banyak pada orang yang akhirnya saya tinggalkan. Tetapi tentu saja sebelum saya bertemu dengan orang yang baru. Saya bukanlah orang yang bisa bermain baik di dua permainan sekaligus. Saya meninggalkan permainan sebelumnya karena permainannya tak punya peraturan yang bisa menyatakan bahwa permainan usai. Apa tolak ukurnya? Apa target yang ingin kita dapatkan di dalam permainan tersebut.

Begitu juga di dalam hubungan percintaan. Ketika dua orang manusia yang saling mencintai seharusnya, ini pendapat saya pribadi, punya target untuk kedepannya bagi kehidupan mereka berdua. Bukan masalah hidup satu individu lagi. Bagaimana kalau ceritanya malah ada pihak yang seharusnya memberikan kepastian malah tak membuat keputusan jangka panjang sama sekali? Apakah salah jika pihak yang tak mendapatkan kepastian ini meninggalkannya dan mencari sesuatu yang lebih pasti.


Hidup itu singkat. Kita tidak tahu seberapa lama lagi batas waktu yang kita miliki. Bagaimana kalau kita hanya punya sehari? Haruskah kita habiskan hanya untuk menunggu? Maaf kalau saya memiliki pemikiran seperti itu yang membuat beberapa orang di dunia ini menjadi terluka.

@honeylizious

Followers