Langsung ke konten utama

Lupa Ini Oktober


Ciaaaaatttt… dua hari berlalu pada bulan Oktober dan hari ketiga saya baru ingat satu hal. Bahwa saya harus menuliskan 10 postingan setiap hari mulai tanggal satu kemarin. Mau tidak mau hari ini saya harus menyiapkan 10 tulisan untuk tanggal 3 dan 2 tulisan untuk tanggal 1 dan 2 Oktober. Sebab itu sama saja saya berutang tulisan. Ternyata kesibukan membuat saya lupa beberapa hal. Terutama soal blog ini. Walaupun saya selalu ingat untuk mengisinya.

Teman-teman apakah pernah mengalami disorientasi hari seperti yang saya alami ini? Melupakan bahwa bulan ini adalah bulan Oktober. Padahal sudah beberapa hari berlalu. Sangat lupa dengan tantangan yang sedang saya jalani untuk menuliskan 10 postingan perhari untuk bulan Oktober. Saya pasti bisa! Dengan seabrek hal yang menguras pikiran hingga bulan November nanti memang butuh konsentrasi tingkat tinggi tapi tak mengapa karena Desember sudah dekat dan itu tandanya tantangan ini hamper berakhir.

Kalau ada yang bertanya bagaimana jika nanti tantangan ini sudah selesai? Apakah saya tetap akan menulis sebanyak yang sebelumnya? Atau saya akan membuat tantangan baru? Saya sendiri tak terpikirkan tantangan apalagi yang harus saya buat untuk diri saya sendiri supaya lebih semangat untuk ngeblog. Hanya bisa menyemangati diri sendiri dan berbagi lebih banyak lagi. Hal-hal yang saya lihat dan rasakan setiap hari. Karena saya yakin tak banyak orang yang bisa melihat apa yang saya lihat lalu menuliskannya.

Di Pontianak tak banyak blogger Pontianak yang mau menulis tentang kuliner dan tempat wisata di sini. Entah mengapa. Padahal hal tersebut dibutuhkan untuk mengangkat nama Pontianak agar dikenal oleh masyarakat Indonesia, syukur-syukur bisa dikenal oleh dunia.


Ah saya mau membuat ide postingan berikutnya! Yuk capcus!

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana.
Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai.
Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukannya akan disebut …

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha...


Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrsatu ya! 1. …

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan. 
Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya.
Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Termas…