9 Oktober 2013

Kisah Pandangan Pertama (1)

Aku hanya memperhatikan deretan nama yang ada di kontak WeChatku. Beberapa bulan terakhir ini aku memang aktif menggunakan aplikasi WeChat untuk berkomunikasi dengan teman-teman lama yang ada di Pontianak dan juga luar negeri. Internet membuat segalanya menjadi terjangkau dan tak lagi terbatas ruang dan waktu. Komunikasi dan informasi menjadi sedemikian mudahnya.

Tetapi beberapa kali aku memandangi daftar nama yang memenuhi kontak di sana semuanya nama orang-orang yang sama. Tak ada yang ingin kuhubungi. Kehidupan entah mengapa sekarang terasa sedemikian hampa.

Perempuan-perempuan yang pernah menambatkan cintanya di pelabuhan hatiku pun semuanya sudah pergi. Tak tersisa satu pun untuk menghilangkan laraku. Sedemikian menyebalkannyakah diriku sebagai seorang lelaki.

Sejenak aku merasa duniaku lebih baik runtuh saja.

Hingga sebuah nama muncul di WeChat. Aku membesarkan gambar profilnya. Wajah seorang perempuan yang sangat cantik. Tanpa senyum. Tatapannya sangat dingin. Bibirnya berwarna merah jambu. Mata cokelatnya menghipnotisku. Lalu aku terpesona pada alis yang tersusun rapi di atas kelopak matanya.
Aku menggumamkan namanya pelan.

"Hani."

Pemilik alis rapi dan indah itu. Mengirimkan permintaan teman di WeChatku. Tanpa pikir panjang aku terima permintaan pertemanan yang dia kirimkan. Tak pernah aku tahu bahwa nantinya perempuan ini adalah pengubah takdirku.

@honeylizious

Followers