3 Oktober 2013

Kerangge

Foto oleh Heni Su

Siapa yang tidak tahu dengan semut yang satu ini? Dulu waktu masih kecil dan sering ikut ke sawah milik Aki, semut galak ini banyak sekali saya temukan. Ukurannya yang lumayan besar dan suka menggigit kulit tentunya menjadi ancaman. Hal pertama yang tak boleh dilakukan adalah bergerak terlalu banyak atau langsung menekannya ke kulit. Karena hal tersebut akan membuat kerengge merasa terancam dan langsung menyerang dengan menggigit. Bagi anak kecil gigitan kerengge bukanlah sesuatu yang bisa ditoleransi. Belum lagi air kencing kerangge yang bisa membuat kulit kita gatal-gatal.

Supaya keranggenya tidak menggigit kita harus menariknye pelan-pelan dari tubuh yang dihinggapi semut ini lalu membuangnya jauh-jauh. Jangan dibunuhlah karena kerengge ini tidak akan membunuh kita dengan gigitannya kok. Sayang nyawanya. Karena setiap hewan pasti ada manfaatnya masing-masing.


Semenjak tinggal di kota dan tak pernah ke area persawahan atau kebun buah-buahan saya tak pernah lagi menemukan kerangge ini. Keaengge, mengingatkan saya akan masa kecil penuh lumpur di sawah bersama Aki yang selalu sabar menghadapi cucunya yang mengganggu dirinya yang sedang menanam padi. Bahkan tidak hanya saat menanam padi yang disebut dengan ‘nandur’ dan ‘nuggal’.

@honeylizious

Followers