13 Oktober 2013

Kangen Bercasciscus dalam Bahasa Sambas

Jauh dari kampung halaman membuat saya sendiri jarang menggunakan bahasa Sambas dalam pergaulan sehari-hari. Padahal dulunya tak bisa lepas dari bahasa Sambas. Bahkan rasanya bahasa gaul seluruh Indonesia ya bahasa Sambas itu. Hahahaha...

Kadang kalau sedang kangen-kangennya sama penggunaan bahasa Sambas saya suka berbicara dengan orang di sekitar saya menggunakan bahasa Sambas. Tak peduli mereka memahaminya atau tidak. Memang bahasa Sambas dan bahasa Pontianak memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Dari aksen dan juga kata-katanya. Bahasa Sambas banyak menggunakan 'e' taling pada akhir kata yang biasanya berakhir dengan huruf 'a'. Misalnya 'apa' menjadi 'ape'. Mirip dengan bahasa Betawi. Sedangkan bahasa melayu Pontianak itu mirip dengan bahasa Malaysia yang menggunakan 'e' pepet.


Semoga bisa cepat punya keluarga kecil dan bisa berbicara dalam bahasa Sambas dengan anak saya nantinya. Hehehe...

@honeylizious

Followers