22 Oktober 2013

It's Not A Joke At All


Entah mengapa terkadang orang tak bisa membedakan antara saya sedang bercanda atau tidak. Tetapi memang ekspresi wajah yang datar membuat orang beranggapan sesuatu yang sebenarnya serius itu adalah candaan semata. Terkadang itu terjadi di kampus dan semuanya sepakat saya lucu dan saya sama sekali tak sadar kalau saya itu sedang melucu.

Cerita hari ini tentang orang-orang kantor yang beranggapan saya sedang melucu hanyalah sebuah obrolan kecil saat sedang membagikan undangan pernikahan saya yang tinggal menghitung hari. Undangan onlinenya bisa dicek di sini.

Mbak Irma: “Undangannya lucu. Cetak di mana?”
Saya: “Di kamar.”
Mbak Irma: “Cetak yang di kamar nanti, itu mencetak yang lain. Undangannya cetaknya di mana?”
Saya: “Di kamar, kan di kamar ada printer.”
*hening*


Baiklah itu sebenarnya saya hanya ingin menyatakan bahwa undangan pernikahan kami yang didesain sendiri itu dicetak sendiri. Tetapi saya menangkap pertanyaannya yang diawali 'di mana'. Tentu saja saya akan menjawabnya sebagai 'di kamar'. Ya sudahlah, keseriusan saya dianggap sebagai kelucuan. Beberapa orang tertawa dan saya pikir saya dapat pahala.

@honeylizious

Followers