30 Oktober 2013

Enjoy The Process


Entah mengapa lebih banyak orang yang suka menanyakan bagaimana ceritanya saya bisa memenangkan hadiah-hadiah dari berbagai lomba. Tanpa mau bertanya proses awal dari saya mengikuti semua lomba tersebut. Bagaimana cerita pertamanya saya bisa menjadi seorang blogger. Apa yang harus saya lewati untuk menjadi pemenang berbagai lomba tersebut. Tak pernah pula orang yang bertanya berapa banyak lomba yang saya sudah kalah?

Hidup butuh proses. Tentu saja. Begitu juga dengan bagiand ari kehidupan itu sendiri. Ada proses yang harus dijalani. Banyak sekali proses yang harus kita jalani di dalam kehidupan ini. Sama seperti cerita pernikahan yang akan dilangsungkan 3 hari lagi. Sabtu nanti saya akan menjadi istri dari seseorang yang sudah saya nantikan selama 27 tahun lama.

Apakah ada yang bertanya berapa banyak patah hati yang harus saya rasakan hingga akhirnya kami berdua dipertemukan Tuhan? Mengapa lebih banyak orang bertanya 'bagaimana ceritanya kamu bisa bertemu calon suamimu?'. Proses yang saya lewati untuk bertemu dengannya tak adakah yang ingin tahu? Bagaimana saya berkali-kali jatuh cinta pada orang yang salah. Berkali-kali pula berharap pada seseorang yang ternyata hanya menjadi orang-orang yang kemudian saya sebut 'kenangan' atau lebih kasarnya 'mantan'?

Saya selalu percaya bahwa semua yang terjadi tahun ini adalah proses panjang dari 'butterfly effect' yang sudah terjadi saat saya dan dia pertama dilahirkan ke dunia ini. Ada jalan yang akhirnya mempertemukan kami berdua. Namun di sepanjang perjalanan itu kami dipertemukan dengan banyak orang. Dengan banyak hal. Hal-hal yang membentuk kami menjadi diri kami yang sekarang.

Seperti sebuah bola salju. Awalnya kecil. Menggelinding dari atas. Setiap kali kami 'berputar' ada salju-salju yang menempel pada bola salju kecil itu. Sampai saatnya kami benar-benar menjadi bola salju raksasa yang berusia 27 tahun. Barulah kami berdua 'bertabrakan' di persimpangan yang diciptakan Tuhan. Lalu kami 'menyatu' menjadi sebuah bola salju yang lebih besar lagi.

Ah entah ada yang memahami maksud saya atau tidak. Saya hanya ingin menulis lebih banyak lagi. Lebih panjang lagi. Mencukupkan semua tantangan untuk hari ini. Sedangkan waktu semakin menipis. Kesibukan yang menyita waktu dan saya hampir tak bisa berada di depan komputer sebab memang hari besar itu semakin dekat dan sangat tidak lucu jika saya mengatakan bahwa saya butuh waktu 1-2 jam untuk duduk di depan komputer ini. Bagaimana mungkin saya mengabaikan hal-hal lain yang lebih besar dibandingkan blog ini?

Bukan berarti blog ini tidak penting. Saya hanya ingin blog ini menunggu sebentar. Saat saya bisa duduk dengan tenang menuliskan postingan demi postingan.


Jadi untuk smeua hal besar ada proses kecil yang harus kita jalani hingga membentuk hal besar tersebut. Apa pun hasilnya nikmati proses yang datang untuk kita.

@honeylizious

Followers