30 Oktober 2013

Blackberry Messenger for Android, Pertahanan atau Senjata Makan Tuan?


Blackberry sekarang memang tak sebooming 5 tahun yang lalu. Pokoknya dulu tuh kalau tidak punya blackberry kesannya tidak keren, tidak gaul. Banyak orang berlomba-lomba membeli blackberry untuk memenuhi keingian 'gaul' mereka. Blackberry Messenger alias BBM menjadi sesuatu yang sangat keren pada masa itu. Bagaimana orang saling bertukar PIN. Paling menyebalkan adalah saat kita sendiri tidak terseret arus untuk menggunakan blackberry juga ikut terkena imbasnya. Banyak sekali orang yang menanyakan PIN BBM kita.

Kemunculan android sekarang sangat berhasil menggeser blackberry. Banyak orang yang mulai menukar blackberrynya dengan android. Walaupun demikian ada beberapa orang yang tetap setia dengan BB-nya. Sekarang seperti yang kita tahu BBM for android sudah bisa digunakan dengan lancar. Berbagai jenis android sudah diinstall aplikasi ini. Padahal pembeda satu-satunya blackberry dengan smartphone seperti android atau iOS adalah pada BBM. Walaupun sebenarnya masih banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk berkomunikasi. Bukan hanya BBM.

Cuma memang tarif yang diberlakukan oleh operator lebih murah saat kita menggunakan paket yang hanya bisa BBM-an, twitter, dan facebookan. Sehingga pengguna BB pasti akan menginginkan orang lain bisa berkomunikasi dengannya menggunakan BBM saja. Jadi jangan heran saat demam BBM muncul semua orang mulai mencari yang namanya pengguna BB dan meminta kita untuk bisa memberikan PIN-nya sehingga bisa lebih sering berkomunikasi tanpa biaya tambahan lagi saat dia sudah membeli paket BB yang termurah tersebut. Jadi tak bisa pula kita menyalahkan pengguna blackberry yang tidak menggunakan layanan full service.

Blackberry menyediakan BBM untuk android dan iOS sekarang barangkali, ini hanya tebakan saya, sebenarnya ingin mempertahankan eksistensi Blackberry sendiri. Mungkin mereka berpikir bahwa dengan mengeluarkan BBM for android dan iOS setidaknya membuat pengguna blackberry tetap bertahan menggunakan blackberrynya. Sebab dengan adanya BBM for android dan iOS berarti pengguna blackberry yang sudah lama menggunakan BBM akan tetap menggunakannya. Sebab sekarang mereka bisa menggunakan layanan paling murah yang disediakan operator untuk berlangganan paket blackberry dan tetap bisa berkomunikasi dengan pengguna smartphone seperti android dan iOS tanpa perlu menginstall aplikasi yang lain lagi.

Blackberry sadar betul pasar benar-benar lebih mendukung android dan itu bisa mengancam keberlangsungan mereka. Diharapkan BBM bisa menjadi penyelamatnya sehingga orang tetap bertahan menggunakan blackberry. Setidaknya tidak meninggalkan sama sekali. Mengharapkan pengguna baru sebenarnya memang kurang besar kemungkinannya. Walaupun demikian untuk benar-benar mati dari pasar tentunya butuh waktu lagi.

Tetapi sayangnya, pengguna blackberry lama mengaku bahwa akun BBM mereka yang lama tetap bisa digunakan di smartphone. Sehingga mereka lebih memilih untuk memiliki android dan memasukkan akun BBM mereka ke smartphone tersebut. Jadi pengguna lama juga mulai berpikir ulang untuk menggunakan blackberry mereka lebih lama. Sebab untuk aplikasi sosial media lainnya tentu sudah lengkap tersedia untuk smartphone android dan iOS.


Bagaimana cerita blackberry selanjutnya? Apakah langkah yang mereka lakukan ini sebuah pertahanan atau ujung-ujungnya senjata makan tuan?

@honeylizious

Followers