29 Oktober 2013

Bepelam


Setelah betangas, kedua mempelai tak boleh lagi meninggalkan rumah. Apalagi sampai mengendarai kendaraan bermotor. Setiap hari hanya berada di rumah sampai tiba hari H. Sama seperti dipingit istilahnya. Tetapi semakin lama waktu orang untuk bepelam semakin singkat. Kalau dulunya ada yang sampai satu bulan dipelam, sekarang ada yang hanya satu minggu saja. Bahkan untuk beberapa kasus hanya dipelam tiga sampai empat hari.

Biasanya karena kedua mempelai sibuk dengan pekerjaannya sehingga tak bisa menghabiskan banyak waktu untuk bepelam ini. Sebenarnya tujuan bepelam ini baik. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan menimpa calon pengantin. Walaupun sebenarnya musibah bisa datang kapan saja dan di mana saja. Tak peduli orang tersebut hanya menghabiskan waktunya di dalam rumah dan tidak melakukan apa-apa. Namun memang dengan dipelam hanya usaha yang dilakukan oleh banyak orang untuk menghindari musibah seperti kecelakaan di jalan raya.

Sebab bukan cerita baru lagi banyak yang batal menikah gara-gara pasangannya meninggal dunia saat mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya. Terlibat kecelakaan maut dan meninggalkan dunia ini untuk selamanya. Tetapi saya pikir itu karena mereka memang tidak ditakdirkan untuk bersama. Mereka bukan jodoh yang disiapkan oleh Tuhan. Makanya Tuhan punya cara untuk mengambilnya.

Bepelam saya lakukan hanya untuk menyenangkan orang tua kedua belah pihak. Supaya semuanya menjadi lebih tenang karena kedua bintang utama pesta pernikahan ini terlihat 24 jam berada di rumah. Tidak disibukkan oleh hal-hal yang diluar rencana pernikahan ini. Menghindari pertengkaran yang tak berarti karena akan sibuk sekali menjalani persyaratan menuju pernikahan.

Tak semua orang bisa menjalani bepelam dengan tenang sebab tak semua orang suka berada di rumah terlalu lama. Apalagi kalau sudah terbiasa berada di tempat kongkow-kongkow. Berbeda dengan saya sendiri yang sangat nyaman diminta berada di rumah saja, sebab itu artinya saya akan punya banyak sekali waktu luang untuk menulis dan menyelesaikan tantangan ngeblog di blog ini.

Semua orang punya pilihan. Ada yang suka menjalankan perintah orang tua jaman dulu ada pula yang keberatan. Namun yang harus diingat adalah menikah (semoga) hanya satu kali seumur hidup. Tak ada salahnya menyenangkan orang tua dengan mengikuti semua yang mereka perintahkan. Selama tidak bertentangan dengan agama, tak ada masalahlah.


Buat semua orang yang sedang mempersiapkan pernikahannya, selamat bepelam. Enjoy your holiday.

@honeylizious

Followers