Langsung ke konten utama

Ayo Tentukan Blog Anda Sekarang


Bagaimana cara menentukan blog yang akan kita buat. Barangkali banyak yang mengawali ngeblog itu seperti saya. Berlabel random blogger. Tak jarang kita sendiri bingung membuat kategori mengenai blog kita. Apakah blog kita ini bicara soal fashion, kuliner, atau travel? Masih banyak jenis lain dari blog itu sendiri kalau kita mau melihat ke dalam. Memang blog ini sendiri pada akhirnya lebih pada 'personal random blog'. Sebab saya tak bisa menentukan satu tema saja untuk blog ini. Akan selalu ada hal-hal yang saya tulis dan tak sesuai dengan tema blog ini. Padahal sebenarnya blog ini memang dimaksudkan untuk menulis tentang wisata dan kuliner yang ada di Kalimantan Barat. Tetapi ya memang banyak sekali inspirasi yang lewat di kepala sehingga tetap saja saya memasukkan tulisan-tulisan lain yang berasal dari pemikiran pribadi dan hasil membaca beberapa tulisan.

Namun untuk teman-teman yang baru akan membuat blog tak ada salahnya menentukan tema blog itu sendiri. Apa sebenarnya yang benar-benar ingin teman-teman bagikan sehingga blog tersebut jelas mau dibawa ke mana arahnya. Tetapi bukan berarti membuat blog ramdom seperti blog saya ini keliru karena saya sendiri juga tetap sangat menjalaninya. Sebab kadang saya kehabisan tema untuk wisata dan kuliner. Sehingga jadinya saya menulis apa saja yang bisa saya tulis. Bagi saya sendiri update setiap hari dengan konten yang asli sangat penting.

Tentu saja pada akhirnya personal blog lebih membangun personal branding. Orang lebih mengenal pemilik blognya dibanding isi blognya. Sebab blognya akan banyak sekali membahas dirinya dan pendapat pribadinya mengenai sesuatu. Apakah kita ingin dikenal dengan sisi demikian? Tak ada yang salah dengan memilih apa pun yang ditawarkan di depan mata. Sebab yang salah adalah tak menentukan pilihan sama sekali.

Saat akan memulai ngeblog yakinilah pada diri sendiri untuk menuliskan sesuatu yang sesuai dengan minat kita. Bukan karena sedang ngetrend atau sedang booming. Banyak yang mencari topik tersebut atau ingin seperti orang lain. Jadilah dirimu sendiri tetapi dalam versi yang lebih baik dari sebelumnya. Karena untuk menjadi orang lain sudah tak bisa lagi. Kita hanya bisa memperbaiki diri dan mengoreksi semua yang kita lakukan.


Selamat memulai kegiatan ngeblog.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

Menulis 500 Kata

Sekarang sepertinya harus bekerja lebih keras lagi. Saya banyak sekali menulis artikel yang terlampau pendek. Bahkan banyak sekali postingan yang hanya berisikan gambar. Kalau hanya seperti itu saya yakin banyak orang yang akan bisa membuat postingan jauh lebih banyak dari yang saya bisa lakukan. Jadi sekarang sepertinya saya harus mengubah tantangannya menjadi lebih menarik. Saya harus menulis setidaknya 500 kata untuk setiap artikel yang saya buat. Supaya lebih terasa menantang dan saya tak hanya sambil lalu lagi mengupdate blognya. Sebab akhir-akhir ini ketika menyelesaikan jumlah postingan saya akhirnya suka mengambil beberapa gambar yang sudah saya unggah di instagram dan memasukkannya ke blog menjadikannya satu postingan. Padahal hanya diikuti satu dua kata saja. Bahkan pernah tak ada tulisan apa-apa. Memang menulis 10 postingan sehari bukanlah hal yang mudah untuk membagi waktu dengan persiapan pernikahan. Tapi tantangan memang harus dibuat seberat mungkin bukan? Bukan