11 September 2013

Use Your Real Eyes


Mengabadikan tempat-tempat yang dikunjungi saat traveling memang sesuatu yang dilabeli dengan ‘a must’. Keharusan. Karena banyak yang mengatakan ‘no pic = hoax’. Tetapi kita juga harus ingat bahwa kita traveling untuk melihat langsung sebuah tempat yang sudah susah payah kita datangi. Harga yang kita bayar juga bukan harga yang murah. Waktu yang kita habiskan di sana bisa jadi akan sangat singkat. Barangkali kita cuma punya kesempatan satu kali berada di sana.

Menikmati semua tempat tersebut dengan mata langsung jauh lebih baik. Karena kita datang ke sana untuk memuaskan diri kita sendiri. Bukan untuk menyiapkan bukti kita sudah pernah ke sana. Bukti yang kita abadikan dalam bentuk foto hanya untuk meyakinkan manusia lain yang kita ingin mereka tahu kita datang ke sana. Tapi traveling bukan masalah membuktikan pada orang lain. Traveling itu untuk kita sendiri.

Lihat dengan mata kita sendiri. Jangan sampai kita menikmati momen traveling kita sepulangnya dari sana saat kita sudah ada di dalam kamar di rumah tempat tinggal kita. Menikmatinya hanya dari foto-foto yang sempat kita ambil. Rasakan udara tempat tersebut dengan paru-paru kita. Hirup dalam-dalam dan jangan biarkan kita lupa membaui aromanya.

Foto memang perlu untuk kenangan tapi kita tak butuh 1.000 foto untuk sebuah momen. Satu dua foto lalu nikmati dengan mata kita yang sebenarnya. Mata adalah sebaik-baik kamera di dunia ini. Mata akan merekam lebih banyak, lebih baik, dan lebih indah. Karena dunia tak selebar layar kamera yang kita gunakan. Dunia itu luas. Hanya mata kita yang bisa melihatnya. Mata, kamera buatan Tuhan Yang Maha Kuasa.


Just use your real eyes! You need it!

@honeylizious

Followers