Langsung ke konten utama

Turun 3kg!


Hey kabar gembira buat yang sudah menjalankan OCD walaupun belum maksimal. Masih suka bolong-bolong jendela makannya. Bahkan sering kebobolan. Ini kasus saya sendiri yang sudah 3 minggu menjalankannya. Karena kurang maksimal timbunan lemak di perut masih ada. Tetapi khusus untuk berat badan sendiri sudah berkurang 3kg dari 54 sekarang menjadi 51kg.

Sebenarnya sih tak ada rencana buat menurunkan berat badan. Hanya ingin mengembalikan perut ke bentuk yang lebih baik. Lebih rata dan tidak menggelambir. Kalau memang untuk melangsingkan perut akan membuat tubuh lebih ringan tak ada masalah. Syukur alhamdulillah toh. Padahal saya makannya tidak semuanya makanan sehat. Ada beberapa makanan kurang sehat yang saya makan beberapa kali dalam seminggu.

Tetapi memang semuanya masalah mengatur jam makan saja. Tentu saja jangan rakus saat makan. Buat apa makan banyak-banyak kalau memang tak membutuhkannya? Memang sempat menjadi orang yang suka kalap saat menghadapi makanan karena pernah dibilang terlalu kurus dan kurang menarik sehingga memutuskan untuk menaikkan berat badan. Tak tanggung-tanggung ingin menaikkan sampai 10kg. Sekarang sudah mencapai naik 17kg dibandingkan berat badan beberapa tahun yang lalu. Malah sibuk ingin membuatnya sedikit turun.

Bukannya tidak puas sih tapi merasa kurang sehat saja dengan perut yang sedemikian menggelambirnya. Turun 3kg ini sama sekali tanpa olahraga. Padahal di dalam e-booknya sudah ada panduan olahraga yang tepat untuk mempercepat pembakaran lemak. Tak boleh malas dan jangan rakus sih kuncinya. Pola makannya dijaga dan jangan bolong-bolong-bolong lagi puasa kalorinya.

Jadi teringat dengan Matt, travel blogger abadi yang mengatakan bahwa musuh terbesar manusia adalah gula. Racun yang sangat manis. Padahal terlalu banyak mengosumsi gula tidak baik untuk tubuh kita sendiri. Bahkan kalau ingat soal gula saya sendiri pernah naik kadar gula darahnya hanya gara-gara kebanyakan makan nasi. Sebulan penuh diminta untuk mengurangi asupan gula supaya gula darahnya normal kembali.

Sekarang sih sudah normal. Tetapi semenjak saat itu saya mulai mengurangi tingkat manis minuman yang saya minum. Bahkan kalau bisa minumannya air putih saja.


Kamu sudah menerapkan OCD? Bagaimana? Turun berapa kg?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs