Langsung ke konten utama

Tukang Sol Keliling

foto oleh Suparman

Setiap selesai membeli sepatu atau sandal sebelum mengenakannya ada satu orang yang harus saya temui. Tujuannya supaya sepatu atau sandal tersebut lebih tahan lama dan tidak putus di tengah jalan. Menyebalkan sih memang ketika kita sudah 'all out' ternyata tidak didukung oleh alas kaki yang kuat. Untuk menambah 'ketahanan' sebuah alas kaki dibutuhkanlah keterampilan seorang tukang sol.

Dulu kalau mau beli sepatu suka liat dulu sepatunya dijahit atau dilem. Kalau dilem biasanya akan menjadi pilihan kedua atau terakhir. Beda dengan sepatu atau sandal yang melalui proses penjahitan saat pembuatannya. Cuma sekarang sudah banyak sepatu dan sandal yang hanya dibuat semanis mungkin dan untuk menghemat masa produksi cukup dilem saja. Kalau kebetulan menggunakan lem yang cukup kuat makan sandal dan sepatu tersebut akan bertahan lebih lama. Tetapi ada juga memang produsen sepatu yang sepertinya sengaja membuat sepatu dan sandal dengan lem yang kurang tinggi kualitasnya. Selain menghemat biaya produksi tentunya membuat orang akan membeli sepatu dan sandal lagi bukan?

Di Pontianak sendiri masih banyak bertebaran tukang sol sepatu di beberapa titik yang strategis. Dua titik yang sering saya lewati adalah di simpang Kota Baru dan Jalan Parit H. Husin 2. Namun banyak juga tukang sol sepatu yang memberikan jasanya sambil berkeliling melewati rumah demi rumah untuk menemukan pelanggan. Biasanya sih saya lebih suka menjahit sepatu dengan tukang sol keliling. Soalnya mereka akan langsung menyelesaikannya di waktu yang sama dan kita tidak perlu keluar dari rumah sama sekali.

Kadang-kadang saya suka lupa setelah beli sepatu atau sandal tapi tak kunjung dibawa ke tukang sol. Belum setahun sandal atau sepatu tersebut pun segera rusak dan talinya lepas dari solnya. Biasanya karena terkena hujan dan terlalu sering digunakan pula. Menemukan tukang sol sepatu keliling yang lewat depan rumah seperti menemukan malaikat penyelamat. Sebab kita bisa mengeluarkan semua sepatu dan sandal yang belum disol. Beda kalau kita yang keluar rumah untuk mencari tukang sol. Sebab saya suka merasa ribet sendiri membawa terlalu banyak sepatu yang akan dijahit.


Ada tukang sol yang berjalan kaki. Ada pula yang bersepeda. Tak jarang pula tukang sol mengendarai sepeda motor. Di tempatmu ada tukang sol keliling?

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengetahui Orang Stalking Twitter Kita, Siapa Stalkersmu?

Siapa yang sudah menggunakan jejaring sosial yang satu ini? Sudah punya banyak temankah di sana? Mention bagaimana? Banyak juga yang hadir setiap harinya? Atau kadang merasa 'twitter' itu mirip dengan kuburan karena bingung mau ngapain aja di sana. Banyak memang orang yang pada awalnya kebingungan menggunakan twitter. Apa yang sebaiknya dilakukan. Apa yang sebaiknya ditulis. Akun seperti apa yang sebaiknya diikuti. Semuanya sebenarnya kembali lagi ke pribadi masing-masing ingin menggunakannya seperti apa. Karena konsekuensinya juga ditanggung diri masing-masing. Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Lama-lama, alah bisa karena biasa akan berlaku. Sebab memang kalau sudah sering membaca lini masa dan sudah mengikuti banyak akun. Kita akan menemukan pola ngetwit kita sendiri. Meskipun demikian, bukan itu yang ingin dibahas dalam tulisan ini. Saya rasa banyak yang penasaran dengan cara mengetahui orang yang stalking akun twitter kita. Orang yang melakukanny

4 Kerugian Bisnis di Oriflame

Banyak sekali kerugian yang bisa kita dapatkan ketika kita memulai sebuah bisnis, terutama Oriflame. Selama ini banyak dari kita yang memikirkan keuntungan dari bisnis Oriflame tanpa tahu bahwa banyak sekali kerugian tersembunyi yang bisa kita alami saat memulai bisnis di Oriflame. Oriflame memang banyak sekali yang telah membuat orang lain sukses secara finansial. Saya sendiri juga merasakan keuntungan dari bisnis Oriflame ini, sebab setiap bulannya saya selalu mendapatkan keuntungan berupa bonus yang ditransfer ke rekening saya. Sehingga saya dapat mengatakan bahwa karier saya sekarang di Oriflame, itu sebabnya saya akan lebih banyak menuliskan tentang bisnis Oriflame di blog ini dibandingkan menulis review untuk brand lain. Oriflame membayar saya lebih banyak dibandingkan brand mana pun. Dibayar bukan karena memuji ya tapi karena saya jualan produknya. Hahahaha... Sudah tahu kerugian apa yang kita dapatkan saat memulai bisnis di Oriflame? Berikut saya jabarkan satu perrs

Hati-Hati Belanja di Tokopedia Pakai AnterAja

Selama ini saya selalu puas belanja di berbagai marketplace yang ada di Indonesia termasuk di Tokopedia. Karena selama ini pengirimannya yang saya gunakan ya itu-itu saja. Kalau nggak JNE ya JNT. Pernah juga menggunakan SiCepat. Sudah lama sekali tidak berbelanja di Tokopedia dan saya bulan ini ingin beli kamera dan di Tokopedia saya menemukan kamera yang saya inginkan.  Prinsip saya begitu order langsung bayar supaya barang cepat sampai. Saya tidak sadar kalau pengiriman yang default di aplikasi adalah ekspedisi AnterAja. Tidak pernah menggunakan dan baru dengar. Karena saya pikir memang AnterAja melayani sampai ke Pontianak ya nggak ada masalah dengan pengirimannya. Sampai akhirnya saat tulisan ini saya posting, paket kamera yang saya beli tak kunjung sampai. Googling sana-sini. Buka twitter buat komplain hingga akhirnya menemukan banyaknya orang yang komplain dibandingkan puas dengan layanannya dan bahkan review di google juga jelek. Banyak sekali yang memberikan bintang satu. Terma