24 September 2013

Telur Bisa Berdiri Tegak di Titik Equator Saat Kulminasi


Tak bosan-bosan membahas tentang Kulminasi. Mumpung masih hangat. Meskipun sudah selesai fenomenanya. Tahun depan semoga ada kesempatan untuk melihatnya dengan cincin yang sudah melingkar di jari manis kanan. Eh cincin itu dipake di tangan kanan apa kiri ya? Ah sudahlah lupakan. Kita kembali ke judul yang benar.

Pada saat kulminasi berlangsung, kita bisa meletakkan telur di titik equator dan posisinya akan berdiri tegak tanpa bantuan alat apa pun. Setiap kali terjadi kulminasi, seuntai mercon akan diletakkan di bawah kaca pembesar dan membiarkan matahari membakarnya hingga habis. Setelah itu orang-orang akan meletakkan telur di titik equator dan memperlihatkan betapa sempurnanya posisi telur tersebut berdiri.

Fenomena Kulminasi yang terjadi 6 hari dalam satu tahun, tiap periode terjadi 3 hari. Selama matahari tidak ditutupi awan saat posisinya sejajar dengan poros bumi, Kulminasi akan bisa disaksikan di Bumi Khatulistiwa. Tahun ini saya akhirnya bisa menyaksikannya secara langsung. Tanggal 22 September kemarin. Banyak wisatawan asing yang datang. Bahkan saya duduk bersebelahan dengan wisatawan dari Jepang. Sayangnya dia terlalu sibuk membuat video sehingga tidak enak mengganggunya. Kalau tidak sudah ingin sekali praktik langsung bahasa Jepang saya yang patah-patah.


Tahun depan kalau ada umur panjang kita masih bisa menyaksikan kulminasi berikutnya. Semoga saja posisi bumi tak berubah sepersekian mili sehingga letak titik equator pun tidak akan ada perubahan.

@honeylizious

Followers