30 September 2013

Solar 9.000 Saja di Pontianak


Helooo gaiiisssss... telat banget postingan hari ini ya? Maklum hari ini dari pagi sibuk menyiapkan masa depan dengan seseorang. Nanti saya curhat masalah itu ya! Sekarang mau cerita soal solar. Ah jenis minyak yang satu ini rasanya sudah seperti konspirasi saja. Harganya memang 5.500IDR di SPBU. Sama kok dengan SPBU yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Tapi kalau sudah berkaitan dengan kios tentu akan lain cerita.

Saya iseng bertanya dengan teman-teman yang kebetulan kerjanya melibatkan solar. Ternyata mereka tidak mau membeli di kios karena harganya yang terlampau tinggi. Bukan rahasia lagi sih sebenarnya solar yang dijual di kios bisa selangit harganya karena ada oknum-oknum yang memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan solar dalam jumlah besar lalu menjualnya ke pengecer di kios-kios.

Abah saya sendiri punya usaha menjual BBM. Pernah ditawari untuk memotong antrian dengan bayaran sekian dan mendapatkan BBM di tempat penimbunan. Satu liter oknum ini mencaplok 1.000IDR. Nah bayangkan kalau solar itu juga mendapat tambahan harga 1.000-2.000 dari oknum. Modal pengecer menjadi 6.500-7.500/liternya. Sehingga wajar solar tersebut dijual lagi dengan harga 9.000/liternya.

Apakah solar dengan selisih harga 3.500/liternya itu akan tetap ada pembelinya?

Orang yang kepepet biasanya tak punya pilihan selain singgah ke kios dan membeli solar-solar dengan harga tinggi tersebut. Mau tidak mau. Apalagi kalau mereka mengejar waktu. Belum lagi kemungkinan di tengah antrian di SPBU mereka ternyata tak kebagian solar. Sudah sering terjadi solar di SPBU tiba-tiba habis karena sudah dibeli oleh kendaraan yang berada di depan.


Beli di kios pengecer Pontianak, 9.000IDR/liter saja.

@honeylizious

Followers