12 September 2013

Review Kuliner: Ketan Bulat Manis


Siapa yang punya sarapan kenangan masa kecil? Saya punya nih satu jenis kue yang sangat saya ingat sebagai makanan pagi masa kecil saya. Panganan yang terbuat dari ketan dan gula merah itu disebut ‘nasek merah’ atau nasi merah. Tapi bukan terbuat dari beras merah. Melainkan ketan yang diberi gula merah.

Saya masih ingat sekali dengan pedagang yang menjajakan kue ini. Dia punya banyak sekali jenis kue yang dibawanya dengan sepeda motor. Tapi selalu ketan ini yang menjadi pilihan saya. Entah mengapa dari banyak ketan dengna gula merah yang saya temukan, yang dijual oleh penjaja yang satu ini menjadi ketan yang paling enak. Harganya waktu itu hanya 100 perak. Itu sudah lebih dari dua puluh tahun yang lalu sekarang sudah tidak bisa dibeli dengan harga semiring itu.

Nasinya dicetak membulat dengan alas daun pisang di bagian bawah untuk memudahkan memakannya dan supaya ketannya terpisah satu sama lain saat diletakkan dalam wadah kue. Saya lupa dengan wajah pedagangnya tapi hingga hari ini saya masih ingat sekali dengan nasi ketan yang satu ini. Mengingatkan saya akan kenangan masa kecil setiap pagi yang saya habiskan bersama nenek di kampung.

Dengan selembar uang 100 rupiah dia akan membelikan saya sepotong kue ini untuk sarapan. Saya benar-benar kangen dengan makanan yang ini. Beberapa hari yang lalu sempat menemukannya di Sei Pinyuh saat di perjalanan menuju Singkawang dari Pontianak. Sayangnya kue ini sudah dititip terlalu lama di warung sehingga rasa kuenya sudah berubah dan saya batal memakan kue tersebut.


Gigitan pertama langsung saya buang karena baunya juga sudah tidak enak lagi. Saya pikir saya harus belajar membuat makanan ini sendiri.

@honeylizious

Followers