10 September 2013

Review Kuliner: Gulai Keladi


Tahu keladi? Keladi bahasa Indonesianya talas. Nah ini adalah talas yang dibikin gulai. Di Pontianak banyak rumah makan melayu yang menyediakan gulai keladi. Apalagi di Pontianak memang keladi adalah tanaman yang sangat mudah ditemukan. Serupa dengan aloevera yang banyak sekali tumbuh dengan subur di perkebunan. Kalau keladi merah banyak digunakan untuk membuat stik keladi dan menjadi makanan khas Pontianak maka keladi yang lain banyak digunakan untuk menjadi sayur di rumah makan.

Kalau ditanya apakah saya suka dengan sayur keladi? Sebenarnya saya tak ada masalah dengan sayur yang satu ini kecuali bumbunya yang kurang saya suka. Daun kunyit. Kadang ada orang yang suka memasukkan daun kunyit dalam jumlah banyak dan membuat saya yang tidak suka dengan daun kunyit menjadi enggan memakan gulai keladi tersebut. Daun kunyit hanya bisa saya makan di dalam bubur paddas. Itu pun bubur paddasnya tidak hanya terdiri dari daun kunyit melainkan banyak lagi jenis sayuran lainnya yang membuat rasa daun kunyitnya tidak terlalu tajam.

Gulai keladi terenak buat saya hanya ada di rumah Uwan. Uwan setiap memasak gulai keladi tak pernah menggunakan daun kunyit yang terlalu banyak sehingga rasa gulainya lebih dominan keladi dibandingkan rasa daun kunyitnya. Kalau resep gulai keladi sendiri saya belum bisa memaparkannya di blog ini sebab saya belum pernah memasaknya.


Nanti kalau saya benar-benar memasaknya saya akan menuliskan resepnya di sini. Tunggu saya ya!
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design