1 September 2013

Review Kuliner: Apa Bedanya Telur Dadar Aceh dengan Telur Dadar pada Umumnya?


Sebuah pertanyaan yang muncul saat saya mengunggah foto di twitter. Foto telur dadar tersebut memang berasal dari Warung Seulanga yang ada di Jl. Purnama. Tak begitu jauh dari Radio Volare. Harganya satu porsi 3.000IDR. Memang sih kalau diperhatikan terlihat tak jauh berbeda dengan telur dadar pada umumnya. Tapi kalau dilihat lebih teliti, telur dadar aceh ini disajikan dengan potongan timun dan jeruk nipis. Lalu isi telur dadarnya sendiri adalah sayuran, bawang, dan cabai, sehingga memiliki rasa yang berbeda dengan telur dadar pada umumnya.



Bahkan sebenarnya kalau dipesan pada sore hari bentuknya akan lebih mirip dengan martabak daging. Cuma telur dadar yang saya pesan ini digoreng menggunakan wajan besi yang biasanya digunakan untuk memasak mie aceh sehingga telur dadarnya tampilannya seperti ini. Telur dadar aceh yang dimasak di sore hari dengan wajan untuk martabak daging memang lebih tebal dan mengembang. Rasanya juga lebih mendekati martabak daging.

@honeylizious

Followers