30 September 2013

Motor Bandong di Sungai Kapuas

Foto oleh Suparman

Sungai Kapuas yang masih menjadi pilihan banyak orang untuk bepergian tentunya menawarkan kendaraan yang bisa melewati Sungai Kapuas. Satu di antaranya yang masih populer adalah motor bandong. Motor bandong itu di kampung saya disebut sebagai motor air. Jadi perahu yang dibuat lebih besar dari perahu pencari ikan sungai pada umumnya. Ada rumah-rumahannya dan sudah dipasangi mesin.

Di Ketapang, Kalimantan Barat sebutannya Kelotok. Bentuknya ya kurang lebih sama. Paling berbeda ukuran saja. Di Jawai ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan motor bandong yang ada di Pontianak. Kelotok seingat saya lebih besar dari motor bandong sebab menempuh perjalanan air belasan jam. Ah kalau ingat kegiatan kampus dulunya yang harus mendatangi Kabupaten Ketapang yang harus berada di sungai selama belasan jam untuk tiba di sana jadinya merinding.

Sungai dan lautan memang punya bagian yang menakutkan sendiri-sendiri. Mengapa saya bilang begitu? Buat saya yang tak bisa berenang, lautan memang akan menakutkan kalau kapalnya karam. Tak terbayangkan apa yang harus saya lakukan untuk menyelamatkan diri dari kejamnya air yang membuat saya tenggelam itu.


Nah sungai lain lagi seremnya. Takut ada buaya di dalamnya. Bukan cerita baru kalau banyak warga yang masuk mulut hewan yang satu itu. Balik lagi ke cerita motor bandong, sekarang kita masih bisa menemukan kendaraan air ini dengan mudah di Kalimantan Barat. Tak tahu kapan akan benar-benar ditinggalkan.

@honeylizious

Followers