21 September 2013

Menulis Novel dengan Latar Waktu 24 Jam



Menulis lebih banyak novel adalah impian saya selama ini. Lebih banyak. Lebih baik. Tapi di antara banyak keinginan saya untuk menuliskan novel, yang paling saya inginkan adalah menulis novel dengan latar waktu 24 jam. Bukan waktu menuliskannya 24 jam. Tentu saja saya tak akan menyiksa diri untuk menulis satu novel dalam waktu sehari. Saya kan butuh istirahat dan tak bisa menulis dalam keadaan lapar.

Dua puluh empat jam yang saya maksudkan adalah latar waktu kejadian di dalam novel tersebut. Mirip dengan latar waktu di film seri 24. Itu yang nama tokoh utamanya Jack Bauer (maafkan jika penulisannya keliru). Itu ceritanya keren banget karena selama 24 jam begitu banyak kejadian dan konfliknya dibangun dengan cerdas. Semuanya begitu kompleks dan sangat tak disangka-sangka. Penuh intrik dan tipuan.

Saya iri dengan Dan Brown yang bisa menulis sebuah novel tebal tetapi latar waktu di dalam novel itu tidak butuh waktu berbulan-bulan. Apalagi sampai ada tulisan '10 tahun kemudian' di sebuah halaman kosong yang memisahkan bab novel tersebut. Inti yang saya dapatkan dari film seri 24 dan novel-novel Dan Brown adalah ciptakan sebuah cerita yang sangat mendetail. Memang sangat berisiko. Selain harus membangun cerita yang masuk akal, penulis juga harus dituntut untuk menulis dengan detail tetapi tidak membosankan.

Saya sedang membangun sebuah kerangka novel. Untuk memenuhi impian saya tersebut. Saya yakin saya bisa menuliskannya. Hanya butuh waktu, pikiran, dan tenaga. Lebih banyak dari sebelumnya. Semoga saya benar-benar akan membuatnya selesai. Setelah semua cobaan yang harus saya hadapi untuk mendapatkan rahmat menulis tanpa gangguan dari alat menulis itu sendiri.

Target saya sih setidaknya 1 novel dalam dua bulan. Jadi setahun saya akan mendapatkan 6 novel. Sepuluh tahun bisa mendapatkan 60 novel atau lebih banyak lagi. Semoga umur saya panjang dan diberikan kesehatan untuk menulis sebanyak itu. Apalagi tahun ini saya akan menduduki posisi yang selama ini saya impikan di sebuah perusahaan penerbitan. Nanti deh saya cerita lebih banyak tentang usaha penerbitan yang akan saya tekuni dalam hitungan bulan nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers