8 September 2013

Menulis dalam Keadaan Kepepet


Sebenarnya saya bisa saja hari ini beristirahat dan menulis lebih banyak besok untuk mengisi kekurangan tulisan hari ini. Saya baru saja kembali dari Singkawang. Perjalanan yang panjang dan melelahkan. Meskipun saya hanya menjadi penumpang yang bahkan untuk masuk mobil pun minta bukakan pintu. Sepanjang perjalanan saya lebih banyak tidur. Apalagi saat pulang.

Tapi ketika melihat saya masih punya 1 jam untuk menulis 10 postingan. Sebab kemarin saya kurang menulis 1 postingan sebelum berangkat ke Singkawang. Khusus hari ini harus menulis 9 tulisan pula. Total mengejar 10 tulisan dalam satu jam. Sebenarnya waktu tak begitu menjadi masalah selama inspirasi datang dengan derasnya ke dalam kepala.

Anehnya saya itulah, kalau sudah kepepet inspirasi bisa mengalir sangat banyak dari segala arah. Tiba-tiba saja bisa menuliskan tulisan yang ini. Kepepet memang memiliki kekuatan yang luar biasa. Sampai-sampai ada yang mengatakan ‘The Power of Kepepet’. Kalau sudah kepepet kita memang tak punya pilihan apa-apa selain menyelesaikannya.

Sering terjadi saat jaman sekolah dulu. Besoknya pe-er harus dikumpulkan. Malamnya baru bisa berpikir dan menemukan jawabannya. Padahal pe-er itu kadang sudah diberikan sejak seminggu sebelumnya.

Kalau kamu bagaimana?

Related Posts

Menulis dalam Keadaan Kepepet
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.