5 September 2013

Mengapa OCD (Obsesive Corbuzier Diet)?


Seperti yang Corbuzier katakan, 'I love food'. Saya juga orang yang sangat menyukai makanan. Bahkan saya rela keliling dari satu rumah makan ke rumah makan yang lain untuk mencoba makanan yang baru. Beruntungnya memang di Pontianak, banyak sekali pengusaha kuliner yang menyediakan makanan dan bisa kita cicipi makanannya.

Jadi saya melupakan sejenak jurus untuk diet dan merampingkan perut. Melupakan betapa inginnya saya mendapatkan perut yang rata dan kalau bisa mirip dengan perut-perut perempuan yang menjadi model lingerie. Walaupun sebenarnya banyak pula hasil foto dari model-model yang memamerkan pakaian seksi tersebut diedit. Apalagi kalau yang berfoto adalah seorang artis. Dibandingkan harus melakukan operasi plastik demi sebuah pemotretan, lebih cepat dan aman menggunakan operasi sotosop.

Saat membaca ebook OCD saya sadar satu hal bahwa saya bisa melakukan diet ini tanpa takut kehilangan kesempatan untuk menikmati dunia ini melalui makanannya yang enak-enak. Saya sangat menyukai makanan. Apalagi makanan-makanan baru yang belum pernah saya cicipi sebelumnya. Saya tak ingin mendapatkan tubuh indah dengan menahan selera makan sendiri.

Apalagi di dalam OCD ini kita tidak diajak untuk melakukan olahraga berat yang banyak dilakukan orang di tempat-tempat fitness. Menghabiskan waktu berjam-jam dan berbagai alat olahraga. Saya tak punya banyak waktu dan memang bisa dikatakan malas melakukan olahraga formal seperti itu. Tetapi tentu saja sebenarnya saya sudah melakukan olahraga, jalan kaki keliling Radio Volare setiap harinya. Termasuk turun naik tangga.

Selain itu dengan menghilangkan jadwal sarapan, saya memangkas biaya hidup setidaknya 12.000/hari. Sebab biasanya saya akan makan Garang Asem di warung sebelah rumah saya setiap pagi dan menyeruput teh hangat. Satu bulan saya bisa menghemat sampai 360.000IDR. Setahun? Saya bisa menyimpan 4.320.000IDR. Jumlah yang cukup fantastis hanya dengan meniadakan sarapan. Setiap pagi sekarang saya cukup minum air putih. Siangnya sekitar pukul 12 saya akan makan siang. Kadang saya juga memulai makan siang itu pukul 2 siang karena jadwal siaran yang baru selesai pukul 2.


Saya memulai diet ini dengan perut buncit dan berat badan 54kg. Saya tidak masalah berat badan saya tidak berubah. Paling penting adalah lemak yang tertimbun ini menghilang. Banyak yang bilang diet itu berat. Saat mencoba OCD kamu akan tahu diet itu segampang kamu makan makanan favoritmu setelah menahan lapar sekian jam.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design