14 September 2013

Mengapa Menghapus Atribusi Blogger, Malu?





Pertanyaan ini muncul di kolom komentar akun facebook pribadi saya. Pertanyaan yang tak pernah terpikirkan oleh saya karena saya tak pernah merasa malu menggunakan blogger sebagai platform yang hingga sekarang tetap yang paling saya sukai. Kemudahan penggunaannya tetap menjadi yang utama dan bagaimana indahnya tulisan dari writer yang bisa saya gunakan dengan spasi, font, dan ukuran yang tak berubah. Sesuai dengan yang saya pilih di aplikasi untuk mengetikkan tulisan tersebut sebelum memasukkannya di blog.

Saya sudah menggunakan platform yang lain sebelumnya dan sangat dikecewakan karena mengubah templatenya tak semudah mengubah template di blogspot. Belum lagi penggunakan huruf untuk tiap postingan. Di blogspot kita dengan menggunakan merapikan kiri kanan tulisan. Mengganti spasi sebuah postingan. Lalu juga setiap font yang digunakan juga tak terbatas. Mau menggunakan 10 jenis font dalam satu postingan juga bisa. Tak ada masalah.

Bahkan di template yang saya gunakan font dalam tulisan ini bukanlah yang sudah diatur secara ‘default’.

Saya bangga menggunakan blogspot sebab ini milik Google. Keamanan yang diberikan oleh Google benar-benar membuat saya merasa nyaman. Saya tidak pernah malu dengan atribusi blogger yang tersedia di blog yang saya gunakan ini. Saya menghilangkannya karena saya tidak ingin atribusi tersebut tidak terlihat indah dan tak bisa dipindah ke tempat yang lebih tepat. Saya ingin menyimpannya di bawah berikut dengan nama saya di dalamnya.

 

Alasan saya menghilangkan atribusi blogger yang muncul secara default adalah karena saya tak ingin ada atribusi blogger ganda di template yang saya gunakan. Bukan karena saya malu.

@honeylizious

Followers