17 September 2013

Just Believe Yourself


Omongan orang lain. Pendapat orang lain. Caci maki dari orang-orang yang tak ingin kamu maju. Semua itu membuat kamu suka berpikir tentang siapa dirimu yang sebenarnya. Tidak salah memang menjadikan pendapat orang lain sebagai sebuah tolak ukur untuk menilai diri sendiri. Sebagai tempat untuk bercermin dan memperbaiki diri tetapi bagaimana ceritanya kalau semua hal tersebut membuat kamu sendiri takut untuk melangkah.

Menilai diri orang lain memang sangat mudah apalagi kalau bertujuan untuk menjatuhkan lalu kemudian menertawakan. Itu semua hal yang bisa dilakukan sebagai besar orang. Banyak orang yang bermental seperti kepiting di dalam sebuah wadah. Kepiting-kepiting tersebut tidak akan bisa keluar dari wadah tersebut karena mereka akan terus saling menjatuhkan satu sama lain. Ketika ada kepiting yang hampir sampai di bagian atas wadah tersebut dan akan melarikan diri. Ingin membebaskan dirinya sendiri, kepiting-kepiting yang berada di bawah akan terus menariknya sehingga mereka akhirnya akan berada di sana untuk seterusnya.

Orang di sekitar kita ada yang masih bermental seperti kepiting-kepiting itu. Mereka mengeluarkan pendapat mereka sendiri untuk mensejajarkan posisi kita yang lebih tinggi darinya menjadi sama. Seperti kepiting yang menarik kawannya yang sempat berada di atas wadah, hampir bebas. Ketahuilah bahwa orang di sekitar kita tak selamanya bisa menjadi orang yang mendukung atau setidaknya jangan memberikan pendapat apa-apa tentang diri kita jika tak ingin menjatuhkan mental orang lain. Tetapi manusia memang dilahirkan dengan sifat iri dan dengki yang kadang-kadang membuat mereka berubah menjadi kepiting-kepiting di dalam wadah.

Jika kamu yang sedang membaca tulisan ini sedang ingin maju tapi langkah-langkahmu terhenti karena banyak orang yang ingin menarikmu kembali ke posisi semula dengan perkataannya, saya berikan satu kiat penting. Tutup telinga dan terus maju. Pendapat-pendapat itu tak akan berguna untukmu jika pada akhirnya membuat dirimu takut untuk maju dan melangkah. Karena hanya satu orang yang benar-benar bisa menilai dirimu sendiri selain Tuhan. Dirimu. Ya dengar kata hatimu dan percaya dengan kata-kata tersebut.


Sebab jauh di dalam lubuk hatimu ada pendapat terbaik yang semestinya kamu dengarkan. Fokus pada apa yang ingin kamu capai dan berbahagialah. Karena pendapat orang yang tidak kamu dengar tidak akan pernah menjadi kebenaran kalau kamu tidak mempercayainya. Percaya pada dirimu sendiri.

@honeylizious

Followers