10 September 2013

Ini Makan Siang


Beberapa hari yang lalu seperti biasa saya makan di rumah teman dan sebelumnya kami singgah ke sebuah rumah makan melayu yang menyediakan berbagai lauk-pauk dan sayur-mayur. Saya sendiri sebenarnya sudah terbiasa makan seadanya. Satu macam lauk dan satu macam sayur sudah lebih dari cukup. Kalau pun ada tambahan yang saya inginkan biasanya sambal terasi. Namun karena teman saya bukanlah penyuka makanan pedas jadinya sambal tidak masuk dalam daftar makan siang kami.

Makan siang adalah jadwal makan yang tak ingin saya lewatkan. Dari banyaknya jadwal makan rasanya jadwal makan siang adalah saat di mana perut saya sedang lapar-laparnya dan tak bisa menunggu untuk tidak diisi. Beda dengna sarapan atau makan malam yang bisa saya lewatkan begitu saja. Bahkan kadang saya hanya makan siang sedikit terlambat sekitar pukul 3 sore, maka makan malam jarang saya lakukan.

Tapi sekarang yang rutin saya tinggalkan adalah sarapan. Sebab saya sedang mengikuti OCD (Obsesive Corbuzier Diet). Walaupun sebenarnya saya tak merasa sedang diet. Sebab saya sendiri kalau pun sarapan itu jamnya sudah jauh dari pagi. Karena saya sendiri lebih suka menyelesaikan tulisan lebih dulu dan mandi baru sarapan. Sarapannya di luar rumah soalnya.


Kembali lagi ke topik makan siang. Menu makan siang seperti ini sudah lebih dari cukup untuk membuat saya mensyukuri semua anugerah yang saya dapatkan pada hari itu.
 

Rohani Syawaliah Template by Ipietoon Cute Blog Design