20 September 2013

Ini Dia Sang Blogger Pemula


Sebenarnya ini adalah postingan kehabisan ide lainnya. Saya hanya ingin berbagi cerita dengan teman-teman sesama blogger. Pernah tidak disebut sebagai ‘blogger pemula’, ‘blogger baru’, atau ‘newbie’?

Saya jadi ingat kejadian beberapa bulan yang lalu saat segerombolan orang dari sebuah Cafe dengan inisial A yang berada di Tanjung Raya 2, Pontianak yang menjebak saya untuk datang ke sebuah warung kopi. Alasan mereka adalah ingin memasang iklan di blog ini. Mengatasnamakan sebuah penyedia layanan internet berinisial W yang sekarang saya gunakan. Tentu banyak yang sudah tahu saya menggunakan jaringan internet yang mana. Ternyata sampai di sana saya dimarah-marahi. Alasannya karena saya menuliskan bahwa makanan mereka tidak sesuai dengan selera saya.

Bagian terakhir yang hingga hari ini masih saya ingat adalah ‘blogger baru kok sudah sok’. Padahal apa ada yang salah dengan mengeluarkan opini mengenai sesuatu hal yang tolak ukurnya berada dalam kawasan ‘relatif’ atau ‘bergantung selera masing-masing’?

Mereke menyebut saya blogger baru. Berarti blogger pemula. Menurut teman-teman sendiri banyak yang tak setuju saat saya mengatakan saya masih newbie. Saya jadi bingung dengan tolak ukur blogger pemula dan level selanjutnya hingga master itu seperti apa.


Tapi dengan disebut sebagai blogger baru, blogger pemula, saya rasa masih banyak hal lagi yang harus saya tingkatkan di blog ini. Namanya juga blogger pemula. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers