11 September 2013

Honeylizious Last Template?


Mengubah template blog sebenarnya ada kekurangan dan kelebihannya. Tapi saya akan membahas itu nanti. Saya sedang memikirkan tentang template terakhir yang akan saya gunakan untuk blog ini dan tak akan pernah mengubahnya lagi. Karena sebuah template itu seperti foto pada kartu tanda pengenal. Kalau terlalu sering diubah akan membuat orang lain bingung dan bisa jadi lupa blog itu milik siapa.

Saya sedang berpikir untuk merancang sebuah design template yang benar-benar berbeda. Tetapi saya bingung caranya membuat sebuah template dari halaman kosong. Menggunakan template gratisan tentu risikonya adalah akan ada template blog orang yang akan serupa dengan kita. Ini juga merugikan. Walaupun hingga hari ini saya belum menemukan blog yang menggunakan template yang sekarang gunakan. Tapi kita tentu tak mau memiliki template kembaran dengan blog orang lain bukan?

Sejenak saya berpikir alangkah beruntungnya orang lain yang bisa membuat template sendiri atau punya suami/istri yang memahami cara mendesign sebuah template.

Jalan termudah sebenarnya adalah dengan membeli template sehingga template kita tidak akan ada yang menyamainya. Tapi saat melihat harga-harga template premium yang lucu-lucu yang saya taksir saya jadi mengkerut. Bagaimana tidak? Harga yang ditawarkan sudah menyentuh angka 1.5-2juta. Sayang sekali rasanya harus menghabiskan nominal jutaan untuk sebuah template.

Sepertinya saya harus banyak belajar lagi untuk membuat template yang benar-benar akan saya gunakan dan tidak akan saya ganti lagi. Kalau ada yang berniat untuk berpromosi dagangan templatenya dan membuatkan satu template premium secara gratis dengan imbalan boleh beriklan di blog ini rasanya saya tidak akan keberatan. Hehehehe...

@honeylizious

Followers