21 September 2013

Hati-Hati Jajan di Pinggir Jalan


Dari banyaknya berita yang memaparkan tentang kemampuan pedagang, khususnya pedagang makanan menyiasati produk yang mereka jual sehingga bisa mendatangkan keuntungan yang besar dengan modal kecil sangat menyeramkan. Memang sih setiap pedagang pasti ingin mengeluarkan modal kecil tapi tetap bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Tetapi yang disayangkan adalah kreativitas mereka yang disalahgunakan. Bagaimana tidak? Kalau melihat dari tayangan di televisi pasti kita akan bergidik ngeri.

Banyak sekali makanan yang ternyata tidak sesuai dengan yang kita perkirakan isinya. Banyak yang mengandung bahan pengawet berbahaya dan bukan untuk produk olahan makanan. Belum lagi tambahan pewarna yang bukan dari pewarna makanan.

Sudah bukan hal yang baru kalau banyak penjual gorengan di pinggir jalan yang menambahkan plastik di dalam minyak goreng yang mereka gunakan supaya gorengannya selalu renyah meskipun sudah dingin. Bayangkan, plastik yang tidak bisa dicerna oleh tubuh malah masuk ke dalam perut manusia. Dibiarkan di tanah saja plastik tidak langsung  melebur. Butuh waktu bertahun-tahun bagi plastik tersebut untuk hancur. Apa ceritanya kalau dimakan oleh manusia?

Ada juga yang cerita soal donut yang menggunakan lilin supaya tahan lama. Macam-macam cara digunakan orang untuk mempertahankan dagangannya supaya tetap awet dan bisa dijual esok hari. Tapi apa orang-orang ini tidak takut dengan bahaya yang mereka timbulkan dari praktik yang tidak benar ini?


Hati-hati saja buat para orang tua yang anaknya suka jajan di pinggir jalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik. Semua komentar yang masuk akan dimoderasi. (admin: Honeylizious [Rohani Syawaliah]).

@honeylizious

Followers