16 September 2013

Dulunya…


Masa kecil saya selalu menjadi masa-masa yang tak akan pernah terlupakan selau ada bagian-bagian yang menjadi potongan yang bisa menjadi cerita untuk di masa depan. Sekarang hanya bisa mencatat potongan demi potongan sehingga suatu hari nanti ada yang membaca keseluruhannya dan menyelami dasar kehidupan seseorang yang menuliskan semua bagian kehidupannya tersebut.

Dulu, saya masih ingat sekali bagaimana mata saya nanar memperhatikan setiap iklan makanan atau minuman yang ditawarkan untuk anak-anak yang ada di televisi. Bagaimana tidak? Semua makanan itu adalah makanan asing yang tak akan saya jumpai di kampung saya. Bahkan ada beberapa di antaranya hingga hari ini tak ada di Jawai.

Iklan tersebut menampilkan makanan cepat saji yang berbentuk ayam goreng. Saya rasa semua orang sudah tahu ayam goreng mana yang saya maksud. Iyap! Ayam yang itu tuh yang selalu membuat selera makan kita meningkat dan liur terbit di sela-sela bibir. Hingga hari ini gerai ayam goreng tersebut belum ada di kampung saya. Hanya ada di Pontianak. Tetapi karena saya sendiri sudah tinggal di Pontianak tentunya ayam goreng tersebut bukan lagi makanan asing buat saya.

Iklan lainnya lagi yang memperlihatkan sesuatu yang asing adalah pizza. Bagaimana tidak? Saya hanya bisa melihat makanan tersebut dari layar televisi tanpa bisa membayangkan apa rasa makanan tersebut. Tidak ada satu gerai pun yang menjual pizza di kampung saya. Bahkan pizza yang memang asli buatan Indonesia pun tak ada.

Kecuali es krim. Nah, dulunya memang es krim juga sesuatu yang sangat asing. Hingga akhirnya banyak toko di Jawai yang menyediakan berbagai jenis es krim. Termasuk yang sering diiklankan di televisi.

Saya sekarang jadi sering membayangkan bagaimana ya kalau yang menonton adalah anak-anak yang tinggal di perkampungan. Listrik saja tak ada. Untuk menonton televisi masih menggunakan aki mobil yang dimodifikasi sehingga bisa disambungkan dengan televisi hitam putih. Bahkan siaran masih ditangkap menggunakan antena dan siaran itu berasal dari negara tetangga.

Ada yang berada pada posisi itu dulunya. Dulunya, itu saya.

@honeylizious

Followers