6 September 2013

Cinta Lokasi Saat Traveling



Ketika bepergian alias traveling kita juga membawa hati kita, segenap perasaan kita bersama. Hal yang biasa jika bertemu lawan jenis dan merasakan getaran-getaran aneh yang membuat perut kita bergemuruh. Akal sehat bisa jadi delay prosesnya. Jatuh cinta bukanlah sesuatu yang tak masuk akal. Apalagi jika kita ditakdirkan untuk selalu bertemu dengan orang tersebut. Entah satu hotel atau satu tempat tujuan.

Tak sedikit orang yang berasal dari dua negara berbeda lalu dipertemukan di sebuah negara yang membuat mereka saling jatuh cinta. Ada pula yang akhirnya memutuskan untuk mengikat cinta mereka dalam tali pernikahan. Terdengar mudah saja bagi beberapa orang untuk menemukan orang yang menjadi belahan jiwanya.

Terdengar romantis? Sangat!

Ada yang sanggup bertahan menjalani hubungan beda negara dan internet menjadi jalan satu-satunya untuk melepaskan rindu yang membuat hati kelu dan mendendam cinta. Rela menjadi pelaku long distance relationship. Ada yang gagal ada pula yang akhirnya berhasil mempersatukan cinta mereka.


Cinta lokasi saat traveling, jatuh cinta gara-gara mendatangi satu tempat yang sama. Menjadi turis. Merasa senasib lalu terjalin ikatan batin. Rasa-rasa itu pun bermunculan. Berpendar dan bercahaya. Seperti kunang-kunang yang berkelip-kelip di dalam kegelapan. Film-film hanya meniru kejadian di dalam kehidupan nyata dan memperlihatkan pada kita tentang cinta yang bisa muncul dari dua orang yang sedang traveling.


Nanti saat traveling jangan lupa bawa hati yang sudah sembuh dari luka untuk menemukan cinta barunya.

@honeylizious

Followers