26 September 2013

Berenang di Sungai Kapuas




Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia memang menjadi satu di antara banyak ciri khas Kalimantan Barat, khususnya Pontianak. Bahkan sampai ada lagunya yang mengatakan sebuah mitos bahwa kalau kita sudah minum airnya kita pasti akan kembali lagi ke Bumi Khatulistiwa. Itu barangkali berlaku untuk orang datang puluhan tahun yang lalu. Saat airnya masih jernih dan masih memungkinkan untuk meminumnya.

Sekarang airnya sudah tercemar dan banyak sampah yang hanyut di Sungai Kapuas. Sayang sekali sebenarnya keadaan Sungai Kapuas sudah berubah menjadi seperti yang sekarang. Walaupun keadaannya sudah tercemar masih banyak masyarakat yang memanfaatkannya untuk mandi, mencuci, dan bersih-bersih. Bahkan PDAM sendiri masih memanfaatkan air Sungai Kapuas untuk disalurkan ke rumah-rumah penduduk yang ada di Pontianak dan sekitarnya. Namun airnya yang tidak jernih itu akan mengalami proses penjernihan terlebih dahulu barulah disalurkan ke pipa-pipa yang akan mengantarkan air tersebut ke rumah warga.

Proses penjernihannya bisa menghasilkan air yang sangat jernih tapi tak jarang juga airnya tetap berkabut. Hanya tak sebutek air Sungai Kapuas yang masih berada di sungai sih. Tetapi kondisi airnya memang menyedihkan dan tentu saja bukan air yang bisa diminum apalagi digunakan untuk memasak karena mengandung zat kimia yang digunakan untuk membersihkan air tersebut.

Sejak pertama kali menjejakkan kaki ke Pontianak keadaan air Sungai Kapuas memang sudah seperti ini. Rumah-rumah yang berdiri di sepanjang sungai dengan gertak kayu yang beberapa bagiannya sudah diganti dengan beton menjadi saksi bisu bagaimana air Sungai Kapuas sudah tercemar. Tetapi banyak sekali orang yang dengan tenang menggunakannya untuk mencuci dan berenang di Sungai Kapuas.

 

Entah kapan air Sungai Kapuas akan kembali menjadi lebih layak untuk digunakan dan jernih.

Foto oleh Suparman.

@honeylizious

Followers